Match Preview: Arsenal vs SSC Napoli

Giroud mencetak gol kegawang Napoli saat Emiretes Cup.

Giroud mencetak gol kegawang Napoli saat Emiretes Cup.

Kembali ke kompetisi Eropa, Arsenal dan Napoli akan saling bertarung memperebutkan posisi pertama di klasemen grup F UCL. Kedua tim mencatatkan kemenangan meyakinkan 2-0 saat melawan Swansea dan Genoa di liga domestik masing-masing.

Pemain muda yang sudah saya gadang-gadang sejak promosi dari Arsenal U18 ke tim cadangan, akhirnya mencetak gol perdana untuk Arsenal di kompeisi resmi. Yang mencengangkan saat masuk ke tim cadangan Serge Gnabry masih berusia 16 tahun, tidak mungkin terjadi bila kualitasnya biasa-biasa saja. Dimusim pertamanya bergabung dengan akademi Arsenal (musim panas 2011) Gnabry sudah bermain untuk tim U18, dan diakhir musim dipromosikan ke tim cadangan (saat itu belum ada Barclays U21 league). Pada Juli 2012 Gnabry memperoleh kontak resmi sebagai pemain Arsenal dan secara reguler bermain untuk tim U21 dan NextGen Series. Musim ini dia dipromosikan ke tim utama dan karirnya berkembang “berkat” cederanya Walcott dan Chamberlain. Serge Gnabry sudah meninggalkan Thomas Eisfeld yang masih kairnya baru sampai level U21.

Arsenal masih memiliki masalah stok pemain di lini depan yang sedang dihantam badai cedera. Untungnya hal ini tidak mengurangi produktifitas Arsenal yang didukung dengan on fire-nya gelandang-gelandang Arsenal terutama Aaron Ramsey. Arsenal kehabisan pemain sayap sehingga umpan-umpan dari sektor ini banyak berkurang sehingga mengurangi produktifitas Olivier Giroud sebagai targetman. Awal minggu ini Rosicky dan Podolski seharusya sudah bisa kembali berlatih, untuk Rosicky dilaga akhir pekan melawan WBA kemungkinan sudah bisa masuk ke skuad.

NapoliNapoli

Proses transisi pelatih dari Walter Mazzarri ke Rafael Benitez di Napoli berjalan dengan mulus. Benitez tidak merubah kestabilan lini tengah Napoli yang diperkuat trio Inler-Dzemaili-Hamsik. Benitez juga memperkuat serangan sayap Napoli dengan merekrut Jose Callejon. Permainan Napoli yang saat dilatih Mazzarri lebih sering mengandalkan serangan balik cepat saat ini lebih bervariasi dengan penerapan operan pendek melalui tengah.

Penjualan Cavani ke PSG sama sekali tidak mengurangi serangan Napoli, malahan serangan mereka semakin komplit dengan menempatkan Higuain sebagai striker. Higuain selain bisa berperan sebagai targetman juga mampu membagi bola ataupun dribbling hingga ke kotak penalti lawan. 

Napoli sudah mempersiapkan secara matang untuk laga melawan Arsenal. Saat melawan Genoa mereka berani mengistirahatkan Marek Hamsik, Dzemaili dan Higuain (masuk babak kedua). Ketiga pemain ini akan banyak membahayakan lini belakang Arsenal. Belum lagi serangan cepat dari sayap melalui Callejon dan pemain favorit saya di PES, Lorenzo Insigne.

Musim ini pemilik Napoli, Aurelio De Laurentis sangat berambisius untuk memlihat klubnya berprestasi disemua ajang yang diikuti. Minggu lalu Napoli berhasil mengalahkan runner-up UCL musim lalu, Borrusia Dortmund meski saat itu hanya melawan 10 orang. Dalam keikutsertaan di UCL dua musim sebelumnya, Napoli menjadi kuda hitam dengan mampu lolos ke babak 16 besar seetelah melewati Muenchen dan Man City di babak grup.

Tactical Analysis nap vs Ars

Arsenal sudah menjajal kemampuan baru Napoli saat keduanya bertemu di turnamen Emiretes Cup. Arsenal dengan susah payah menyamakan skor menjadi 2-2 setelah sebelumnya ketinggalan 0-2. Lini tengah dan belakang Arsenal kewalahan menahan serangan cepat dan rapi dari Napoli.

Saat itu Arsenal menempatkan Ramsey sebagai DMF dan gagal mebendung pergerakan Hamsik dan Pandev. Ramsey sejatinya bukan DMF dan lemah bila ditempatkan sebagai benteng pertama pelindung pertahanan. Masuknya Arteta dibabak kedua membuat lini tengah Arsenal lebih seimbang dalam bertahan dan menyerang. Selanjutnya serangan-serangan cepat Napoli mampu diredam dengan baik.

Untuk pertandingan besok Flamini akan ditempatkan ditengah berduet dengan Ramsey. Flamini sudah cukup kenyang pengalaman menghadapi Napoli di Serie A bersama Milan. Bahkan dimusim kemarin Flamini mampu membawa Milan unggul 1-0 sebelum disamakan oleh Pandev, meski juga akhirnya Flamini dikartu merah dipertandingan tersebut.

Secara formasi Arsenal tidak akan berubah dari saat melawan Swansea kemarin. Terutama untuk lini serang, Arsenal benar-benar tidak memiliki opsi lain penyerangan selain melalui umpan terobosan dari gelandang tengah kreatifnya. Arsenal tidak memiliki pemain sayap yang berkonsentrasi dan memiliki skill untuk memberikan servis kepada Giroud.

Kedua tim sama-sama memperagakan formasi 4-2-3-1 sehingga siapa yang mampu unggul di lini tengah akan mampu mengusai pertandingan. Namun hal ini sulit terjadi mengingat lini tengah kedua tim sama-sama imbang, kemungkinan bola akan lebih sering berada ditengah seperti saat Arsenal melawan Swansea. Keunggulan stamina dan banyaknya pilihan Napoli dibangku cadangan membuat Napoli sedikit diatas angin.

Menciptakan gol melalui set piece merupakan satu-satunya pilihan lain untuk membobol gawang Napoli seperti saat bertemu di Emirates Cup kemarin, kedua gol bermula dari corner kick. Mungkin free kick Ozil bisa menjadi tambahan untuk menciptakan peluang. Kuncinya adalah bagaimana bisa menembus barisan double pivot mereka Inler dan Dzemaili, selajutnya link up play antara Ramsey-Giroud-Ozil mampu menghasilkan peluang gol ke gawang Napoli. (woj)

Team News:

Arsenal: Frimpong (hamstring), Sanogo (punggung), Oxlade-Chamberlain (lutut), Podolski (hamstring), Diaby (lutut), Cazorla (engkel), Walcott (abdomen perut).

Arsenal (4-2-3-1): Szczesny – Sagna, Mertesacker, Koscielny, Gibbs – Flamini, Ramsey – Gnabry, Ozil, Wilshere – Giroud

Cadangan: Fabianski, Vermaelen, Jenkinson, Monreal, Arteta, Ryo, Bendtner.

Napoli (4-2-3-1): Reina – Mesto, Albiol, Britos, Zuniga – Inler, Dzemaili – Callejon, Hamsik, Insigne – Higuain

Cadangan: Rafael, Armero, P Cannavaro, Behrami, Mesto, Pandev, Zapata

Disaat yang sama Arsenal U19 akan bertanding melawan Napoli U19 di ajang UEFA Youth League. Minggu kemarin meraka berhasil mengalahkan Marseille U19 dengan skor 4-1. Malam ini Arsenal U19 bertanding tanpa Gnabry yang harus bermain untuk tim utama. Gol melawan Marseille lalu dicetak oleh Gnabry (2), Alex Iwobi dan Jack Jebb.

Advertisements

2 thoughts on “Match Preview: Arsenal vs SSC Napoli

  1. agak ketar ketir juga pada saat lawan swansea kemarin, dimana permainan Arsenal sulit berkembang dibabak pertama, gaya bermain khas Arsenal kurang kelihatan karena minim kreasi pada lini tengah.
    Semoga saat lawan Napoli, lini tengah menjadi sedikit agresif supaya bisa menembus hingga pertahanan lawan. Dan yang paling utama ya tripoin, hehehe.

Tulis komentar.....

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s