Match Preview: Arsenal vs Norwich City

spotofbother1_1709902a

Tendangan penalti Arteta di menit-menit akhir berhasil menyamakan kedudukan 1-1 saat melawan Norwich di laga yang berkesudahan 3-1 untuk Arsenal (foto: The Sun)

Setelah diselingi laga kualifikasi Piala Dunia dan Piala Asia, akhir pekan ini Arsenal akan kembali bertanding untuk mempertahankan posisi puncak EPL. Cukup lama memang jeda waktu untuk memonton tim kesayangan kembali bertanding, tetapi untung saja sajian kualifikasi Piala Asia membuahkan hasil yang cukup menggembirakan untuk timnas Indonesia terutama Garuda muda U19. Semooga mood kita yang sedang tinggi ini masih terus bertahan hingga minggu-minggu mendatang (hehe…).

Norwich City yang musim ini berhasil bertahan di Liga Premier Inggris, akan bertandang ke Emirates Stadium. Performa mereka awal musim ini masih sebelas-duabelas dengan awal musim kemarin. Bisa bertahan di kasta tertingi EPL sudah merupakan prestasi bagi mereka.

Di transfer window kemarin, manajer Chris Hughton melakukan perekrutan yang tepat, dia berhasil mengontrak dua pemain muda berbakat, Leroy Fer dan Ricky van Wolfswinkel. Houghton juga meminjam Johan Elmander dari Galatasary sebagai penganti Grant Holt yang pindah ke Wigan. Kedua pemain memiliki tipikal yang sangat mirip, baik dalam hal fisik juga cara bermain. Barisan belakang Arsenal terkadang sedikit grogi bila berhadapan dengan striker yang mengandalkan fisik dan suka melakukan bullying.

Norwich City

Pada musim lalu Norwich berhasil membukukan kemenangan pertama atas Arsenal di Carrow Road. Mereka unggul lewat gol cepat dari Grant Holt yang dikombinasikan dengan kebigungan pemain belakang Arsenal. Pada pertandingan ini saya melihat hal yang sama seperti saat Arsenal ditahan imbang WBA kemarin. Minim kreasi, tidak ada alternatif penyerang bila Giroud dikunci dan sedikit ketidakberutungan.

Norwich City memiliki barisan pertahanan yang tangguh dan relatif tidak ada perubahan berarti dari musim sebelumnya. Hal ini berarti mereka memiliki koordinasi antar pemain belakang yang baik. Paket pertahanan mereka dimulai dari Alexander Tettey sebagai DMF dan berakhir di John Ruddy sebagai penjaga gawang.

Martin Olsson sebagai rekrutan baru di sektor kiri lebih mobile daripada Javier Garrido, baik saat bertahan ataupun saat menyerang.

Lini tengah Norwich yang cukup stabil, musim ini mendapat suntikan pemain muda timnas Belanda, Leroy Fer. Pemain ini sudah dipercaya di tim senior Belanda, keunggulan fisiknya membuat Jonathan Howson lebih aktif menyerang. Selain itu Leroy Fer juga membuat pertahanan Norwich lebih terlindung. Untuk ukuran CMF, pemain ini cukup produktif, musim lalu bersama FC Twente membukukan 11 gol dan 7 assist dalam 42 pertandingan. Bersama Norwich dia sudah membukukan 1 assist.Nor Perf

Kelemahan utama Norwich City baik musim lalu ataupun musim ini adalah mandulnya sektor depan. Gol mereka kebanyakan disumbang oleh pemain tengah dan belakang. Tidak mengagetkan memang karena Norwich lebih sering melepaskan tendangan-tendangan dari luar kotak penalti. Arsenal harus sangat mewaspadai gol-gol kagetan macam ini.

Ricky van Wolfswinkel dalam 7 pertandingan baru mencetak 1 gol. Sentuhan tekniknya membuat serangan Norwich tidak terlalu monoton.

Tactical Analysis

Serangan Norwich biasanya lebih banyak dilakukan dari sisi kanan yang dimotori oleh Robert Snodgrass. Mereka juga sesekali menyerang di tengah terutama saat melepaskan tendangan jarak jauh. (kemungkinan) Absennya Pilkington disisi kiri sedikit mengurangi beban Jenkinson sehingga diharapkan lebih sering mengirimkan umpan ke Giroud.

Strategi tendangan jarak jauh yang diterapkan Norwich juga membuat mereka menguasai lapangan tengah karena pemain tidak perlu masuk terlalu dalam dan jarak antar pemain lebih rapat.

Duet Flamini dan Arteta sepertinya tidak terlalu berhasil karena malah mengorbankan kreatifitas dan cenderung lebih bertahan (dan lambat). Arteta sudah terdoktrin kuat sebagai gelandang bertahan dan sedikit kehilangan sentuhan kreatifnya. Untuk mengatasi rapatnya lini tengah Norwich lebih baik Arsenal memainkan operan cepat melalui Arteta-Ramsey-Rosicky karena catatan passing Flamini tidak terlalu bagus dan memang dia lemah dalam akurasi passing.Ars v Nor

Kembalinya Cazorla akan membuat serangan Arsenal lebih hidup. Selain Ozil, Cazorla pastinya menjadi pilihan yang meningkatkan kreatifitas juga kecepatan permainan Arsenal, yang kemarin hilang saat lawan WBA, karena tidak adanya pemain sayap yang minggu sebelumnya dimainkan oleh Gnabry.

Untuk sektor pertahanan tidak ada yang terlalu dikhawatirkan. hanya kewaspadaan terhadap tendangan kagetan dari Norwich yang harus lebih ditingkatkan.

Kabar baik datang dari ruang physioterapi, Santi Cazorla sudah aktif berlatih sejak awal minggu ini. Menyusul kemudian Sagna yang kondisinya 80% dan Emanuel Frimpong yang hari ini sudah mulai berlatih. Pemain lainnya dalam kondisi fit termasuk Ozil yang kemarin sempat mengalami sedikit cedera saat memperkuat Jerman.

Kabar kurang baik hanya untuk Walcott yang masih belum bisa diturunkan hingga 2 minggu kedepan. Kebetulannya adalah saat itu Arsenal akan bertemu Liverpool, Walcott memiliki rekor gol yang sangat bagus bila melawan tim Merseyside ini.

Bukan pertandingan yang mudah mengingat musim kemarin di Emirates, Arsenal baru mampu menyamakan kedudukan di menit 85 dan kemudian unggul di menit 88 serta tambahan gol di menit 90+2. Performa yang lebih baik dari pada saat melawan WBA harus ditampilkan oleh Arsenal bila ingin mempertahankan posisi puncak hingga akhir musim. (woj)

 

Team News

Arsenal: Sanogo (punggung), Oxlade-Chamberlain (lutut), Podolski (hamstring), Diaby (lutut), Walcott (abdomen perut).

Norwich: Pilkington, Elmander, Elliott Bennett.

Arsenal (4-2-3-1): Szczesny – Jenkinson, Mertesacker, Koscielny, Gibbs – Arteta, Ramsey – Gnabry, Ozil, Cazorla – Giroud

Cadangan: Fabianski, Vermaelen, Sagna, Monreal, Flamini, Rosicky, Wilshere, Bendtner.

Norwich (4-1-4-1): Ruddy – Martin, Turner,  Bassong, Olsson – Tetey – Snodgrass, Howson, Leroy Fer, Redmond – Ricky van Wolfswinkel

Cadangan: Mark Bunn, Whittaker, Garido, Hoolahan, Murpy, Hooper, Johnson

Advertisements

2 thoughts on “Match Preview: Arsenal vs Norwich City

  1. Arsenal have played a total of 3638 passes from open play and have completed 85% of those passes. 2179 of Arsenal’s passes have come in the attacking half with 78% of those passes being completed. Aaron Ramsey has made the most attacking half passes and Mathieu Flamini has had the highest passing percentage. 33% of Arsenal’s passes have been forward and just as encouraging is that only 14% of the passes have been backwards.

    Source: http://eplindex.com/42635/arsenal-vs-norwich-team-news-stats-key-players.html

    Catatan passing nya kurang komplit 🙂 🙂

    • Terima kasih sudah menambahkan info statistik.
      Diblog ini memang jarang menampilkan statistik karena terkadang tidak menggambarkan keadaan sebenarnya. Statistik terkadang menyembunyikan kelemahan. Dari contoh diatas kita ambil Flamini, memang jumlah passing yg dilakukan terbanyak di tim, tapi berapa persentase keberhasilannya tidak ditampilkan.

Tulis komentar.....

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s