Preview Pertandingan: Arsenal vs Everton

Jangan lelah Arsenal!

Jangan lelah Arsenal!

Arsenal berhasil meraih tambahan tiga poin setelah tengah pekan ini mengalahkan Hull City 2-0. Gol dicetak melalui Ozil hasil kerjasama apik dengan pemain “Arsenal’s Player of the Month” lima bulan berturut, Aaron Ramsey. Satu gol lainnya dicetak oleh “Si anak yang hilang (tapi belum benar-benar bertemu)” Nicklas Bendtner yang terakhir mencetak gol pada 2 Maret 2011. Gol yang dicetaknya seperti mengingatkan suporter “Hai, aku (Bendtner) juga pemain Arsenal, aku cetak gol, ingat aku!”

Disaat yang bersamaan Everton tandang ke Old Trafford. Setelah imbang 0-0 dibabak pertama, Man Utd berusahan menambah daya gempur dengan memasukan Januzaj, Nani dan Chicharito. Namun pada menit 86 Everton melalui Byan Oviedo berhasil mengubah kedudukan menjadi 0-1. Pemain pengganti Baines yang cedera panjang ini sudah mencetak 2 gol dalam 2 pertandingan terakhir. Selain gagal menambah 3 poin, Man Utd juga akan kehilangan Wayne Rooney saat melawan Newcastle akhir pekan ini karena akumulasi kartu.

Everton

Setelah bersama selama 11 tahun, Everton ditinggal David Moyes yang memilih melatih Man Utd. Penggantinya, Roberto Martinez, datang dari Wigan Athletic. Meski awalnya mendapat penolakan dari suporter karena Martinez gagal menyelamatkan Wigand an dalam 3 musim sebelumnya Wigan hanya mampu bejuang dipapan bawah EPL.

Roberto-Martinez-Everton-v-Tottenham-Premier-_3029790

Beberapa pertandingan berjalan, Martinez sukses merebut hati suporter, diawali dengan keberhasilannya mengalahkan Chelsea 1-0 dan belum terkalahkan sejak terakhir 5 oktober melawan Man City (3-1). Martinez juga sukses menyatu dengan tim tanpa ada penolakan dari pemain.

Komposisi pemain Everton hampir tidak berubah, kiper, bek dan gelandang diisi oleh pemain yang sama. Hanya penyerang depan, Everton berhasil meminjam Gerard Deluofeu dari Barcelona dan Romelu Lukaku dari Chelsea. Keduanya sudah mencetak 9 gol sehingga Nikica Jelavic sedikit terpinggirkan. Everton juga berhasil merekrut Gareth Barry dari Man City dan duetnya bersama James McCarthy membuat serangan dan pertahanan menjadi seimbang.

Permainan Everton bersama Martinez terasa lebih halus dari pada pendekatan fisik yang selalu diperagakan saat masih di tangani oleh Moyes. Tidak lagi hanya berfikir merebut bola namun sekarang mereka sudah menjadi tim dengan ball posession tertinggi ke dua di EPL, hal yang tidak akan di dapat bila hanya mengandalkan otot.

Tactical Analysis

Sama seperti Arsenal, Everton juga menggunakan pola 4-2-3-1, secara kulaitas tim mereka mampu memainkan pola ini. Dua side back yang agresif bergerak kedepan, tiga pemain bertipikal menyerang untuk mensuport striker tunggal. Pertahanan mereka dilindungi oleh dua CMF yang pada saat tertentu bertransformasi menjadi 1 DMF dan 1 CMF sesuai kebutuhan permainan. Dua bek tengah mereka seperti tiang kembar dengan kemampuan mengantisipasi bola udara dan umpan terobosan sama baiknya.

Absennya Baines karena cedera cukup menguntungkan Arsenal meskipun penggantinya saat ini, Bryan Oviedo, juga tidak terlalu buruk. Selain baik dalam bertahan, Baines juga memiliki kemampuan membahayakan gawang lawan, baik melalui umpan ataupun tendangan bebasnya. Walcott dibuat tak berkutik dengan adanya Baines musim lalu, meski sempat mengejutkan dengan gol cepat ke gawang Everton, namun setelahnya tidak ada perlawanan berarti.

Wenger dipastikan akan menurunkan kekuatan terbaiknya, bahkan saat melawan Hull kemarin memilih untuk mengistirahtkan beberapa pemain seperti Gibbs, Arteta dan Giroud.

Everton memainkan pola dan strategi yang sama, namun Arsenal masih tetap unggul dalam kualitas pemain. Skill individu pemain adalah nilai tambah untuk Arsenal sekaligus menjadi kelemahan bagi Everton saat berhadapan dengan lawan yang memiliki skill diatas rata-rata. Man City dan Liverpool adalah contoh bagaimana pertahanan Everton kebobolan total sebayak 6 gol.

Arsenal hanya “sedikit kalah” pada posisi striker, meski Giroud lebih banyak memberikan kontribusi ke tim dengan 7 gol dan 4 assist, Giroud sering tidak mampu mengatasi bek lawan yang memiliki keunggulan fisik dan kedisiplinan yang tinggi. Sedangkan Romelu Lukaku dengan 8 gol dan 2 assistnya tidak bermasalah bila harus mengahapi bek macam apapun.

Walcott dalam 3 pertandingan terakhir masih bermain sebagai pemain pengganti, Wenger mengkonfirmasi bahwa Walcott mengalami sakit (bukan cedera) dalam beberapa hari terakhir. Podolski sudah mengikuti latiahan penuh pada hari jumat, butuh 1-2 minggu untuk mengembalikan kondisinya. Sedangkan Sagna harus kembali absen karena cedera hamsting hingga pekan depan.

Tetap konsentrasi dan perpanjang catatan clean sheet sambil menunggu terciptanya gol. Arsenal memiliki peluang lebih tinggi untuk meraih poin maksimal. (woj)

Team News

Arsenal: Sagna (hamstring), Podolski (recovery), Oxlade-Chamberlain (lutut, Januari), Diaby (lutut, Maret), Ryo (hamstring), Sanogo (Punggung, Unknown).

Everton: Baines (retak telapak kaki), Gibson (lutut), A Kone (lutut).

Arsenal (4-2-3-1): Szczesny – Jenkinson, Mertesacker, Koscielny, Gibbs – Arteta, Ramsey – Wilshere, Ozil, Cazorla – Giroud.

Cadangan: Fabianski, Vermaelen,  Monreal, Gnabry, Rosicky, Walcott,  Bendtner.

Everton (4-2-3-1): Howard – Coleman, Jagielka, Distin, Oviedo – McCarthy, Barry – Mirallas, Barkley, Pienaar – Lukaku.

Cadangan: Robles, Heitinga, Stones, Osman, Deulofeu, Jelavic, Naismith

Advertisements

Tulis komentar.....

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s