Preview Pertandingan: Arsenal vs Chelsea

article-2324773-19C7C30D000005DC-798_634x429

Hal paling membosankan adalah menunggu Arsenal bermain. Saya tidak tahu alasan FA menjadwal pertandingan Arsenal vs Chelsea di selasa dini hari. Padahal kedua tim memiliki jeda yang cukup meski Chelsea bermain di CO Cup pada hari Rabu lalu. Bila dibandingkan dengan Man Utd dan beberapa tim lain, mereka tetap bermain reguler hari sabtu-minggu. Lawan Chelsea di CO Cup, Sunderland, sudah bermain kemarin lawan Norwich. Bila pertandingan dimainkan sabtu-minggu, maka bisa menjadi sedikit keuntungan untuk Arsenal.

Sementara Man City dan Liverpool sudah bermain dan membukukan kemenangan, Arsenal turun dari peringkat pertama karena baru akan bertanding pada selasa (24/12) dini hari. Sedikit tekanan akan membuat pemain mungkin terbebani keharusan menang untuk mengembalikan posisi di klasemen.

Meski gagal menang dalam tiga pertandingan terakhir namun Wenger menyatakan bahwa kekalahan melawan Napoli dan Man City tidak akan berpenaruh terhadap mental pemain dan kualitas permainan dilapangan saat besok berhadapan dengan Chelsea (24/12) di Emirates.

They (recent result) have disappointing for us, but I don’t think they have affected the morale. We have made good result until now because we have good solidaritylevel and a good togetherness in the squad, and I don’t see any sign of that dropping.

Meski kita kebobolan 6 gol saat melawan Man City, ada hal positif yang bisa kita ambil, Arsenaal dari sisi penyerangan tidak ada masalah. Man Utd, Everton, Chelsea hanya mampu mencetak 1 gol dan menderita kekalahan dengan margin yang cukup telak baik dari skor ataupun permainan.

Saya tidak melihat skor 6-3 sebagai perbedaan kualitas yang riil karena 2 gol terakhir Man City tercipta karena faktor ditariknya gelandang bertahan sehingga pertahanan lebih terbuka. Faktor kelelahan juga menjadi alasan, soal ini mungkin kita bisa “menyalahkan” penyusun jadwal EPL (upsss). Yang masih menjadi pertanyaan saya dan banyak yang lainnya mengapa Wenger memutuskan menarik Flamini tanpa memasukkan pemain pengganti diposisi yang sama.

Tactical Analysis

Permainan Chelsea mengandalakan kedisiplinan pemain dalam menjaga wilayahnya sehingga lawan kesulitan melakukan penetrasi. Saat lawan melakukan kesalahan barulah mereka menyerang balik dengan kecepatan pemain sayap yang mereka miliki, tak jarang mereka juga melakukan umpan lambung ke target man mereka.

Jose+Mourinho+Chelsea+v+FC+Basel+1893+3SnJ455yiHEl

You’re not special any more

Keunggulan Chelsea yang kedua adalah pemain mereka secara fisik lebih unggul daripada penyerang-penyerang Arsenal dan terkadang penyeran kita tidak memiliki kreatifitas dan kecepatan yang cukup untuk melawan balik keunggulan fisik mereka.

Secara performa, terutama performa tandang, Chelsea sangat buruk untuk ukuran big four. Tiga kekalahan yang  mereka derita di liga, semua saat mereka bermain tandang. Meski memiliki striker yang diatas kertas memilki cukup bagus, namun tidak dapat dibuktikan kualitasnya dilapangan. Secara total tiga striker mereka hanya mencetak 5 gol dan tidak ada satupun yang mampu mencetak gol saat di kandang lawan.

Dilaga nanti permainan Chelsea tidak akan banyak berbeda dari penampilan-penampilan mereka sebelumnya. Tinggal kini bagaimana pemain Arsenal mampu merespon permainan mereka untuk memenangkan pertandingan.

Arsenal akan cukup dibantu dengan absennya Essien karena hukuman. Pada pertemuan di CO Cup lalu penyerang-penyerang Arsenal tidak mampu menembus duet Essien-Obi Mikel, bahkan sering kehilangan bola saat beradu dengan mereka. Sebagai penggantinya akan digantikan oleh duet Mikel-Ramires.

Mourinho selalu merotasi striker utama antara Torres, Ba, dan Eto’o. Dilihat dari jumlah gol yang mereka ciptakan mungkin tidak terlalu signifikan namum mereka ditugaskan oleh sebagai pembuka ruang bagi gelandang serang Chelsea.

Posisi tiga gelandang serang biasa diisi oleh Hazard dan Mata sedangkan satu tempat lagi diperebutkan oleh Oscar, Schurlle dan Willian. Apapun kombinasinya, kualitas mereka cukup merata. Meskipun bila nantinya ada yang digantikan dibabak kedua, biasanya Mourinho memasukan pemain di posisi yang sama.

Gelandang serang inilah yang harus sangat diwaspadai oleh pemain bertahan Arsenal. Seperti saat CO Cup kemarin, meski Eto’o dan Ba berhasil dimatikan, namun Essien (assist) dan Mata (gol) mampu membuat perbedaan. Ramires juga terkadang maju kedepan bila diberi ruang.

Dari Arsenal, seluruh pemain dalam kondisi fit. Koscielny kemarin mengalami robek pada kulit, perkiraan pemulihan satu minggu. Jack Wilshere dikenai larangan dua pertandingan dan memutuskan untuk tidak melakukan banding, akan absen saat lawan Chelsea dan Fulham.

Kabar baiknya Podolski akan masuk dalam tim dan kemungkinan bisa menjadi starter. Wenger sangat percaya kepada kemampuan Podolski.

It’s a big boost because he can score goals in big games. He has shown that before. He is a clinical finisher and a great football player.

Yang kedua adalah Chamberlain diperkirakan sudah bisa kembali saat melawan Sp*rs di FA Cup 4 januari mendatang. Kembalinya dua pemain menyerang ini akan memberikan opsi lebi banyak bagi Arsenal untuk membongkar pertahanan lawan.

ARS v CHE

Dari sisi pertahanan, Vermaelen akan mengisi posisi yang ditinggalkan Koscielny, sebuah kesempatan untuk membuktikan kualitasnya bila tidak ingin terbuang dari Timnas Belgia. Sagna dan Gibbs tentusaja akan mengisi kedua posisi bek sayap.

Kemungkinan Wenger akan menempatkan Arteta sebagai gelandang bertahan (DMF). Mungkin akan terlihat bagus bila diduetkan dengan Flamini, ya, dari sisi pertahanan, namun untuk serangan akan menjadi lebih lemah. Keduanya bukan tipikal gelandang penghubung, peran penting yang biasanya diemban oleh Ramsey. Bola akan terpotong seperti saat melawan WBA dimana Ramsey ditempatkan sebagai pemain sayap.

Kedisiplinan pemain Chelsea dalam menjaga wilayahnya harus dilawan dengan kedisiplinan diri kita sendiri karena Chelsea menyerang dengan memanfaatkan kesalahan dan ruang terbuka yang sering kita lakukan. Ini bukan Arsenal yang sama yang takluk 0-2 atas Chelsea oktober lalu. (woj)

Team News

Arsenal: Koscielny (luka terbuka, 1 januari), Wilshere (Hukuman, 29 desember), Oxlade-Chamberlain (lutut, 4 Januari), Diaby (lutut, Maret), Sanogo (Punggung, Unknown).

Chelsea: Bertrand (cedera lutut, diragukan), Essien (hukuman, 26 desember), van Ginkel (sedera lutut).

Arsenal (4-2-3-1): Arsenal (4-2-3-1): Szczesny – Sagna, Mertesacker, Vermaelen, Gibbs – Arteta, Ramsey– Walcott, Ozil, Podolski – Giroud.

Cadangan: Fabianski, Jenkinson, Monreal, Rosicky, Flamini, Cazorla,  Bendtner.

Chelsea (4-2-3-1) Cech – Ivanovic, Cahill, Terry, Azpillicueta – Ramires, Mikel – Mata, Oscar, Hazard – Torres.

Cadangan: Schwarzer, Luiz, Cole, Lampard, Willian, Eto’o, Schurlle.

Advertisements

Tulis komentar.....

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s