Sepuluh Pertandingan, Sprint or Racewalking

Run Gunners... Run!

Run Gunners… Run!

Oleh Shenley Ground

Sprint atau lari jarak pendek adalah lari yang menempuh jarak antara 50 m sampai dengan jarak 400 m, oleh karena itu kebutuhan utama untuk lari jarak pendek adalah kecepatan. Kecepatan dalam lari jarak pendek adalah hasil kontraksi yang kuat dan cepat dari otot-otot yang diubah menjadi gerakan halus lancar dan efisien dan sangat dibutuhkan bagi pelari untuk mendapatkan kecepatan yang tinggi (IAAF, 2001).

Dalam 10 pertandingan EPL yang tersisa saya analogikan Arsenal berpartisipasi dalam turnamen lari jarak pendek kategori 100 m di mana Arsenal sudah absen dalam dua musim sebelumnya. Nomor lari 100 m merupakan gelar prestisius yang selalu menjadi incaran atlit atletik dari olimpiade hingga kejuaraan regional dibawahnya.

Angka 100 meter adalah 10 pertandingan tersisa menuju gelar juara EPL. Dengan sisa sepuluh pertandingan apa yang bisa dilakukan.

Setelah pekan ke 28, Arsenal berada di posisi ke tiga dengan raihan 59 poin, sama dengan Liverpool namun tertinggal 14 gol. Chelsea dengan 63 poin telah berhasil naik dua peringkat dihitung sejak akhir Desember (pekan ke 19). Chelsea unggul berkat raihan 26 poin berbanding 20 dari yang dikumpulkan Arsenal pada periode yang sama.

Saya sendiri pernah mengatakan (13/02) kalau takdir Arsenal tidak ditangan sendiri bila selisih poin dengan peringkat pertama lebih dari 3 poin. Dengan sisa masing-masing sekali bertemu dengan Chelsea dan Man City, tiga poin dari mereka hanya bisa mendekatkan jarak menjadi 1 poin.

Tapi mau bagaimana lagi, tujuh poin sudah terlanjur “terbuang” saat ditahan imbang Everton dan Southampton serta kalah lawan Stoke City, pertandingan yang seharusnya bisa kita menangkan. Suporter mulai panik karena gelar juara (EPL) yang ditunggu hampir 10 musim sepertinya mulai menjauh.

Awas

Bila statistik menunjukkan Arsenal selalu sukses meraih banyak poin di bulan Maret, April dan Mei dengan presentase kemenangan 58%, namun untuk tahun ini butuh usaha ekstra untuk mengulang catatn tersebut..

Kenapa? karena ada pergeseran lawan yang akan dihadapi. Dalam sejarahnya Arsenal sering banyak kehilangan poin di bulan Januari yang disebabkan Arsenal bertemu dengan beberapa klub top four sekaligus. Bila musim 11/12 Arsenal bertemu Man Utd dan secara mengejutkan kalah melawan Fulham serta Swansea, sedangkan di Januari musim lalu Arsenal berhadapan dengan Chelsea dan Man Cityyang berakhir dengan kekalahan.

Rataan poin Arsenal per bulan di bawah Arsene Wenger. Sumber: Arsenal.com

Rataan poin Arsenal per bulan di bawah Arsene Wenger. Sumber: Arsenal.com

Pada musim ini “rombongan” batu sandungan bergeser ke bulan Maret. Ada Chelsea, Man City dan Spurs yang saya kategorikan awas sesuai level tertinggi bencana menurut BNPB.

Belum menghadapi rombongan itupun, Arsenal yang sudah tertinggal 1 poin dari Chelsea, harus kehilangan 3 poin penting saat bertemu Stoke City menjadikan selisih melebar menjadi 4 poin. Hasil negatif tersebut juga langsung menghilangkan keoptimisan saya dibanding saat baru tertinggal 1 poin dari Chelsea. Saya masih berpikir (sangat) positif meski gagal mendapat dua poin tambahan dari Man Utd.

Rival London utara akan menjadi lawan pertama Arsenal pada 16 Maret. Tujuh hari kemudian hanya dalam 8 hari Arsenal bertemu Chelsea, Man City dengan diselingi Swansea City menjadi rally keempat dan terakhir dimusim ini karena pertandingan setelahnya selalu berjarak satu pekan (kecuali bila lolos FA Cup/ UCL).

Hambatan Arsenal juga datang dari internal tim. Ramsey dan Kallstrom belum bisa bermain setidaknya hingga pasca London Derby. Menyusul mereka ada Jack Wilshere yang cedera saat membela timnas Inggris dan Mezut Ozil saat melawan Munchen. Kierran Gibbs kembali berhadapan dengan kebugarannya yang naik turun sejak awal karir sepakbolanya. Sedangkan di lini depan Arsenal sudah kehilangan Walcott hingga akhir musim.

Ozil dan Wilshere sudah dipastikan tidak akan memperkuat The Gunners saat berhadapan dengan Spurs, Chelsea, dan Man City. Sedangkan kembalinya Ramsey dan masuknya Kallstrom diharapkan tepat waktu untuk menambah kreatifitas serangan yang berkurang karena cederanya dua kreator lini tengah Arsenal. Vermaelen yang bisa dimainkan di segala posisi pertahanan  selain sebagai back up Gibbs juga diharapkan bisa mempertebal mental pemain Arsenal.

Fase 40 meter (dalam IAAF 2001 hanya 30 meter) adalah tahapan akselerasi Arsenal sebagai suatu indikator yang kritis dari kualitas tahap lari akselerasi dan dapat (kadang-kadang) digunakan sebagai suatu alat duga untuk prestasi keseluruhan. Memperpanjang gerak akselerasi dari perlombaan telah dikenal sebagai daerah  penting untuk memperbaiki prestasi dari atlet kelas dunia dibandingkan dengan prestasi atlet sebelumnya (IAAF, 2001: 33).

Untuk “40 meter” pertama tersebut (melihat kondisi skuad yang ada) saya berharap Arsenal bisa meraih setidaknya 8 poin, itupun hanya bisa menahan posisi Arsenal tidak melorot. Agar tetap di jalur  juara, Arsenal harus meraih minimal 10 poin dan WAJIB menang lawan Chelsea serta Man City.

Siaga

Di fase ini Arsenal akan bertemu dengan tim yang secara kualitas dibawah Arsenal, namun The Gunners harus tetap siaga agar tidak terpeleset setelah (berhasil) melewati 40 meter pertama.

Dalam olahraga sprint, lintasan setelah 40 meter hingga 80 meter adalah saat pelari (klub) mempertahankan kecepatan yang telah dicapai setelah fase akselerasi sebelumnya.

Lawan yang dihadapi Arsenal adalah klub papan tengah namun memiliki potensi menimbulkan masalah. Ada Everton (A), Hull City (A), West Ham (H), Newcastle (H), dan diselingi pertandingan semifinal FA Cup melawan Wigan.

Kabar baiknya Ozil dan Wilshere dijadwalkan sudah bisa bermain sejak pertandingan melawan Wigan sehingga kekuatan Arsenal bertambah saat melawan Hull, Wesh Ham, dan Newcastle.

Sudah merupakan kewajiban Arsenal meraih poin sempurna (12) dalam empat pertandingan di fase ini bila masih ingin juara. Juga sebuah kewajiban untuk mencapai poin penuh untuk mempertahankan posisi misalkan Arsenal gagal pada fase sebelumnya.

Waspada

Untuk 20 meter terakhir Arsenal akan menghadapi dua tim papan bawah, West Brom (H) dan Norwich (A). 20 meter terakhir ini juga termasuk dalam fase speed maintenance dari tahapan sebelumnya. Bagaimanapun juga Arsenal harus mempertahankan capaian sempurna hingga akhir finis untuk dapat mempertahankan posisinya dibarisan.

Level bahaya sudah menurun ke tingkat waspada karena kualitas lawan dihadapi. Bila meremehkan lawan, jangankan finis di peringkat atas, malahan Arsenal bisa terjelgal karena kurang waspada.

Sulit untuk memprediksi secara tepat posisi akhir Arsenal di klasemen mengingat ketatnya selisih waktu (poin) antar pesaing.

Performa Arsenal dalam 10 pertandingan terakhir EPL. Sumber: Arsenal.com

Performa Arsenal dalam 10 pertandingan terakhir EPL. Sumber: Arsenal.com

Kembali lagi ke atas, empat pertandingan pertama Arsenal disisa 10 pertandingan ini adalah bagian yang paling menentukan. Ada tiga kemungkinan yang bisa terjadi. Arsenal naik, Arsenal tetap, dan (semoga tidak) Arsenal turun dari posisinya saat ini (peringkat 3, minus 4 poin (positif)) karena Arsenal secara langsung akan bertemu dengan pesaing juara.

Chelsea selain diatas angin karena selisih poin yang dimiliki juga tinggal menyisakan lawan Liverpool sebagai pertandingan yang diatas kertas bisa memberi sandungan. Hambatan lain untuk Chelsea bisa menjadi juara BPL adalah terpecahnya konsentrasi mereka bila lolos ke fase selanjutnya di kompetisi Eropa.

Man City dan Liverpool keduanya tidak lagi mengikuti turnamen di luar Liga Inggris. Mereka akan saling bertemu di pekan ke 34 dan masing-masing menghadapi Man Utd di pekan ke 32 (Man City) dan ke 30 (Liverpool). Dari sisi hambatan yang tersisa, kedua tim ini cukup seimbang dengan Arsenal.

Arsenal dalam sejarahnya hanya sekali mampu menyapu bersih sisa 10 laga dengan kemenangan dimana hal itu terjadi 12 tahun lalu (2001/02). Catatn kedua terbaik adalah 26 poin dari 10 pertandingan pada musim kemarin. 20,9 adalah rataan poin yang diraih Arsenal dalam sisa 10 laga saat dilatih Wenger.

Dari data performa Arsenal, raihan di bawah 18 poin akan berakibat Arsenal turun peringkat. Sedangkan 20- 26 poin akan bisa menaikan posisi Arsenal diakhir klasemen sebanyak 1 tangga. Untuk juara, dibutuhkan lebih dari 27 poin plus faktor keberuntungan agar dapat mengantarkan The Gunners di posisi puncak klasemen Liga Inggris.

Pilihan kedua bila Arsenal tidak kuat mengikuti sprint adalah dengan racewalking atau jalan cepat. Jalan cepat adalah gerak maju dengan melangkah tanpa adanya hubungan terputus dengan tanah – menjalani kompetisi dengan secara konsisten meraih poin untuk mempertahankan peringkat klasemen.

Entah kebetulan atau tidak, Arsenal mengikuti “turnamen sprint” ini tiap tiga tahun sekali (musim 2004/05, 2007/08, 2010/11, dan 2013/14). Semoga setelah musim ini Arsenal dapat terus mampu mengikuti turnamen paling favorit dikelas lari ini. (woj)

Advertisements

3 thoughts on “Sepuluh Pertandingan, Sprint or Racewalking

  1. Mari bicara kenyataan. Apabila City memenangkan SEMUA laga sisanya maka mereka juara. Pertanyaannya apakah mereka bisa? Arsenal punya andil untuk menggagalkannya. Pada akhirnya juara liga harus ditentukan lewat pertemuan kedua tim.

    Masalahnya, Arsenal dibekap cedera justru disaat kita membutuhkan semua orang onboard.

    Gw menolak untuk menjudge manager atau siapapun di staf kepelatihan Arsenal saat ini, tidak di saat musim masih berlangsung. Terlalu dini. Tidak fair.

    Mari kembali berdiskusi kembali diakhir musim dan lihat ada dimana kita.

    Yang jelas, constraint2 seperti:
    1. Cash
    2. Cicilan Hutang

    TIDAK VALID lagi untuk dijadikan faktor pertimbangan di musim ini.

    • Ya, cash dan hutang adalah alasan basi, alasan yang sudah basi sejak musim ini, mungkin juga sudah jadi nasi aking saking basinya dan udah dijemur emak.

      Saya lebih menjagokan Chelsea dari pada City karena sisa lawan yang lebih mudah. Hambatan Chelsea hanya konsentrasi terpecah di UCL. Berharap banget Hazard cedera, dah nggak bisa apa-apa mereka.

      Harapannya juga musim depan Arsenal bisa ikutan sprint lagi.

  2. Pingback: Preview Pertandingan : Tottenham Hotspurs vs Arsenal | Shenley Ground

Tulis komentar.....

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s