Preview Pertandingan: Arsenal vs Crystal Palace

Arsenal membuka musim 2014/15 dengan meraih gelar Community Shield setelah mengalahkan Man City 3-0 di Wembley. Meski belum diperkuat trio Jermannya, The Gunners tanpa kesulitan mampu mendominasi jalannya pertandingan. Namun jangan terlalu jumawa karena Man City juga tidak diperkuat pemain utamanya terutama disektor pertahanan.

Sehari jelang minggu pertama Liga Inggris muncul kabar mengejutkan dari calon lawan Arsenal, Crystal Palace. Tony Pulis yang berhasil menyelamatkan Palace dari jurang degradasi memutuskan untuk mundur karena berselisih dengan chairman, Steve Parish. Pulis merasa Parish terlalu turut campur dalam pembelian pemain.

Mundurnya Pulis membuat Keith Millen yang berposisi sebagai asisten pelatih diangkat menjadi caretaker saat berhadapan dengan Arsenal. Hal yang sama terjadi musim lalu, tepatnya 3 hari sebelum bertemu Arsenal (26/10), Palace memecat Ian Holloway dari posisi manajer dan Keith Millen pula yang harus menghadapi Arsenal. Hasilnya, Arsenal berhasil menang 2-0.

Crystal Palace

Sebagai klub pendatang baru di EPL, musim lalu terlihat perbedaan yang njomplang tim ini dibanding para penghuni EPL. Palace menjadi tim terburuk kedua di liga dalam ball possession dan akurasi passing. The Eagles mengandalkan kekuatan fisik dalam menghadapi lawan-lawan mereka,

Yang tak disangka, Crystal Palace berhasil bertahan di divisi tertinggi Liga Inggris bersama klup promosi lainnya, Hull City. Palace berhasil menempati peringkat 11 yang merupakan posisi terbaik mereka sepanjang sejarah Premier League.

Arsenal tak akan kaget bertemu Keith Millen karena musim lalu secara kebetulan dia melatih Palace setelah ditinggal Holloway yang dipecat. Ciri permainannya adalah bertahan karena dipengaruhi oleh pengalamannya saat masih bermain sebagai bek namun masih lebih offensif diabandingkan Pulis.

Ditangan Millen, Palace berhasil mencatatkan sekali seri lawan Everton serta mengan saat tandang lawan Hull City. Musim lalu secara total Palace hanya menang 5 kali di laga away dan cuma mencatatkan 15 gol serta kebobolan 25 gol.

Tur Preseason mereka ke Amerika cukup bagus dengan raihan 2 menang dan sekali seri namun patut jadi catatan saat mereka pulang  ke Inggris dan kalah melawan klub divisi 2, Brentford (2-3). Skuad mereka tidak banyak berubah dibanding musim lalu, hanya Frazier Campbell (Cardiff) yang menjadi pembelian paling signifikan untuk memperkuat sektor depan.

Catatan preseason Crystal Palace.

Catatan preseason Crystal Palace.

Tactical Analysis

Tanpa trio Jerman yang masih mengembalikan kebugarannya, Arsenal tidak akan menemui kesulitan menghadapi pertahanan ketat yang akan ditampilak oleh Palace. Secara kualitas dan kestabilan tim, keduanya bak bumi dan langit.

Arsenal tidak memiliki catatan cedera yang signifikan, Koscielny diperkirakan akan fit untuk laga akhir pekan ini. Sedangkan dikubu Palace mereka terancam kehilangan bek utama, Adrian Mariappa karena cedera pemulihan tulang rusuk meski  masih memiliki jago duel udara lainnya, Damien Delaney dan Hangeland.

Meski belum mencetak gol, Alexis Sanchez bermain baik saat lawan City dan tampak cukup bugar untuk bermain 60 menit akan memimpin lini serang Arsenal. Duetnya bersama Sanogo terlihat cocok dan saling bisa mengikuti kecepatannya dibandingkan Olivier Giroud. Giroud lebih cocok disimpan untuk pertandingan UCL lawan Besiktas. Saya masih frustasi melihat Girud kesulitan lepas dari Delaney musim lalu atau Hangeland yang baru masuk dari Fulham.

Serangan Palace cenderung monoton akan dengan mudah diantisipasi oleh Arsenal. Utamanya Palace akan memaksimalkan umpan lambung dan juga set piece untuk menciptakan peluang. Hampir tidak ada yang perlu dikhawatirkan tentang serangan Palace. Musim lalu palace gagal mencatatkan 1 gol pun ke gawang Arsenal.

Palace cukup kuat dalam melayani bola-bola udara. Dikomandoi oleh Damien Delaney mereka menjadi peringkat kedua dalam duel udara yang berhasil dimenangkan. Arsenal selalu bisa menang namun itu terjadi dengan tidak mudah, Palace cukup alot dan serangan Arsenal juga mudah dibaca. Operan mendatar di kombinasi dengan skill individu pemain Arsenal sepertinya sudah cukup untuk mengatasi Crystal Palace, terlebih kini Arsenal memiliki Sanchez.

Wenger hanya tinggal berhitung agar pemain tidak terforsir dah “habis” di Palace sebagai persiapan melawan Besiktas pada kamis dini hari. (woj)

 

Team News

Arsenal: Diaby (lutut pinggul, recovery, 23 Agustus), Mezut Ozil (kebugaran, 23 Agustus) , Lukas Podolski (kebugaran, 23 Agustus), Per Mertesacker (kebugaran, 23 Agustus), David Ospina(hamstring, 30 Agustus), Walcott (lutut, 6 September), Ryo Miyaichi (lutut, 6 September), Serge Gnabry (lutut, unknown).

Crystal Palace:  Jerome Thomas.

Arsenal (4-2-3-1): Szczesny – Debuchy, Chambers, Koscielny, Gibbs – Arteta, Ramsey – Sanchez, Wilshere, Cazorla – Sanogo.

Cadangan: Martinez, Monreal, Bellerin, Flamini, Rosicky, Chamberlain, Giroud.

Crystal Palace (4-2-3-1): Speroni – Ward, Hangeland, Delaney, Mariappa– Jedinak, Dikgacoi, Campana – Puncheon, Chamakh, Campbell

Cadangan: Hannessey, Dann, Gabbidon, Bolaise, O’Keefe, Ledley, Gayle.

 

Advertisements

Tulis komentar.....

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s