Preview Pertandingan: Everton vs Arsenal

Per Mertesacker, Romelu Lukaku

Kemenangan 2-1 atas Crystal Palace dan hasil seri lawan Besikas masih belum meyakinkan suporter Arsenal bahwa timnya cukup bisa bersaing meraih gelar musim ini. Di pekan kedua ini Arsenal akan menghadapi tim mapan EPL yang seringkali mampu mencuri poin dari tim big four.

Arsenal tidak pernah menang dalam 4 pertemuan terakhir melawan tim yang berkandang di Goodison Park, Liverpool ini. Namun kemenangan 4-1 di 8 besar FA Cup musim lalu bisa menjadi modal taktik untuk mengalahkan Everton selain bekal kekalahan 3-0 agar The Gunners tetap waspada.

Pekan lalu Everton gagal meraih poin penuh melawa tim promosi Leicester City. Tiga poin mereka menguap karena gol yang dicetak oleh Chris Wood menit 86. Everton kehilangan kreatifitas karena Mirallas yang belum fit dan Barkley yang harus absen selama 2 bulan.

Everton

Bila musim lalu skuad mereka tidak berubah dari musim sebelumnya maka skuad mereka musim ini tak banyak berubah dari satu musim sebelumnya alias masih sama. Di musim ini Everton hanya mempermanenkan Gareth Barry dan Lukaku serta merekrut gelandang bertahan Bosnia, Muhamed Bešić.

Martinez masih memainkan pemain yang sama, pola yang sama, ide yang sama, yang bisa memudahkan tim lawan mengantisipasi permainan yang pada akhirnya hanya akan membawan tim ini di papan tengah karena hanya memiliki keunggulan dalam kualitas pemain dibanding tim dibawahnya, buka permainan.

The Toffees memainkan pola 4-2-3-1, ditangan Martinez Everton tidak lagi menjadi tim kick and Rush melainkan menjadi tim yang jago posession dan memiliki rataan jumlah pasing yang tinggi (setara Arsenal). Kelemahan tim ini adalah masih  tidak adanya pemain kreatif. Barkley yang diharapkan menjadi otak permainan harus menepi karena cedera saat latihan. Tinggallah Everton yang mengandalkan kecepatan dribble Pienaar dan Miralas serta umpan dari kedua bek sayapnya, Baines dan Coleman.

Tactical Analysis

Cedera yang dialami oleh Mikel Arteta otomatis mengubah gaya permainan Arsenal. Arteta yang ditugaskan Wenger membagi bola dengan persentase sukses yang tinggi akan digantikan oleh Flamini yang visi dan akurasinya lebih rendah.

Untuk menutup kekurangan ini Wenger akan mengintruksikan Ramsey lebih banyak menerima bola sedangkan Flamini akan di-skip. Pola demikian posisi Ramsey sangat krusial saat Arsenal mulai menyerang. Tumpuan serangan pada satu orang akan membuat serangan Arsenal lebih mudah dibaca. Solusinya adalah dengan memainkan Qzil sebagai kreator serangan.

Trio Jerman, Ozil, Mertesacker, dan Podolski sudah cukup fit untuk diturunkan, tetapi Wenger mengkonfirmasi mereka belum 100% dan tidak semuanya bisa diturunkan. Perkiraannya Mertesacker akan bermain menggantikan Koscielny yang mengalami masalah Achilles dan saat ini menjalani latihan terpisah untuk pemulihan cedera. Saya mengharapkan Ozil bisa bermain meski kemungkinannya dia akan masuk dibabak kedua, Wenger baru akan memutusskan kondisinya menjelang pertandingan.

Martinez akan berusaha menahan Arsenal di lini tengah, James McCarthy yang memiliki kemampuan bertahan lebih baik dibanding Barry akan berusaha menutup pergerakan dan passing Aaron Ramsey. Saat lawan Leicester kemarin McCarthy  berhasil melakukan 3 tekel sukses (75%).

Everton masih belum kembali dalam kondisi terbaiknya karena beberapa pemain baru pylih dari cedera. Pada 5 laga uji coba premusim mereka tidak membukukan kemenangan, bahkan sempat kalah lawan Leicester (1-0) yang minggu lalu mereka tahan imbang.

Dalam pertandingan nanti saya harap Debuchy lebih disiplin menjaga wilayahnya karena Baines akan sangat aktif membantu serangan. Kesempatan ini bisa dimaksimalkan oleh Sanchez saat Baines yang meninggalkan posisinya.

Key Player:

Mezut Ozil menjadi otak permainan Arsenal. Kehadirannya menjadi pembeda antara Arsenal menang 4-1 dengan Arsenal kalah 3-0. Dalam 2 pertemuan, Ozil berhasil menyumbang 2 gol dan 1 assist. Everton selalu kesulitan bila dihadapkan dengan tim yang memiliki otak. Saat kalah 3-0 Arsenal mampu mengusai bola sebanyak 58% dan peluang ke gawang 10 berbanding 8 tetapi tidak ada gol yang diciptakan. (woj)

 

Team News

Arsenal: Laurent Koscielny (achilles , 30 Agustus), David Ospina(hamstring, 30 Agustus), Yaya Sanogo (unknown, 30 Agustus), Kierran Gibbs (hamstring, 13 September), Walcott (lutut, 13 September), Serge Gnabry (lutut, unknown), Mikel Arteta (engkel, unknown), .

Everton: Bryan Oviedo (patah kaki, 13 September), Arouna Kone (lutut, 27 September), Ross Barkley (medial ligament lutut, November).

Arsenal (4-2-3-1): Szczesny – Debuchy, Chambers, Mertesacker, Monreal – Flamini, Ramsey – Sanchez, Chamberlain, Cazorla – Giroud.

Cadangan: Martinez, Bellerin, Diaby, Wilshere, Rosicky, Ozil, Campbell.

Everton (4-2-3-1): Howard – Coleman, Jagielka, Distin, Baines – McCarthy, Barry – Mirallas , Pienaar, Naismith – Lukaku.

Cadangan: Robles, Stones, Atsu, Alcarez, Besic, McGeady, Osman.

 

 

 

Advertisements

Tulis komentar.....

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s