Preview Capital One Cup: Arsenal vs Southampton

article-2432131-18453E3700000578-403_634x338

Arsenal mendapat undian yang terbilang sulit kala harus bertemu dengan tim yang mampu bangkit dari masalah internal, Southampton di babak ketiga Capital One Cup (CO Cup). Tiket sold out karena pertandingan di level ini harga tiketnya paling murah dan kesepatan melihat pemain-pemain muda Arsenal.

Pekan lalu kedua tim berhasil meraih kemenangan di EPL, Arsenal berhasil mengalahkan Aston Villa 3-0 di Villa Park dan Southampton menang 1-0 atas Swansea City yang bermain dengan 10 orang sejak menit ke 39. Berkat kemenangan yang diraih, Southampton saat ini berada di peringkat kedua klasemen dan Arsenal menguntit dua tingkat di bawahnya.

Southampton musim ini bukanlah tim yang bisa dianggap remeh meski ditinggal pelatih dan beberapa pemain penting. Keputusan mengontrak Ronald Koeman terbilang tepat, Koeman juga jeli dalam merekrut pemain seperti Dusan Tadic dan Graziano Pellè. Keduanya menggantikan peran Adam Llalana dan Rickie Lambert dengan total  4 gol dan 3 assist dalam 6 pertandingan.

Dengan rataan gol 1,8 per pertandingan tak membuat mereka lupa bertahan. Tiga adalah jumlah gol yang bersarang ke gawang Soton dalam 5 pertandingan. Kepergian Dejan Lovren berhasil ditutup oleh Maya Yoshida yang musim lalu hanya menjadi pemain cadangan. Ryan Bertrand, Florin Gardos dan Toby Alderweireld didatangkan sebagai pengganti 3 pemain belakang yang hengkang.

Perlindungan dari gelandang tengah, Schneiderlin dan Stevan Davis dengan rataan 7 tekel 2 intersep per pertandingan. Belum lagi bila Koeman memainkan Wanyama yang baru pulih dari cedera dipastikan pertahaanan Soton menjadi sangat sulit ditembus.

Dibabak sebelumnya Soton berhasil  mengalahkan Milwall dengan skor 2-0, Pelle lagi-lagi menjadi salah satu pencetak golnya. Pemain yang mencetak 50 gol selama dua musim bersama Feyenoord ini memiliki keunggulan dalam memaksimalkan bola udara dengan 5,4 duel udara yang bisa dimenangkan per pertandingan. Saya rasa dia adalah masalah besar lini pertahaanan Arsenal yang kemungkinan tidak diperkuat Mertesacker.

Perbedaan kualitas pemain utama dan pemain cadangan Southampton yang cukup mencolok menjadi titik lemah tim ini, terutama saat mereka telah melakukan pergantian pemain dibabak kedua.

Wenger menjanjikan beberapa pemain cedangan dan pemain muda akan diturunkan dalam pertandingan ini. Tomas Rosicky, Joel Campbell, Bellerin, dan Coquelin akan diturunkan. Dipertandingan ini kita akan melihat David Ospina serta Abou Diaby menjalani debut pertamanya musim ini.

Meski hanya mengandalkan pemain lapis kedua, Arsenal memiliki catatan bagus di Piala Liga, nama asli CO Cup. Kecuali musim lalu yang kandas di babak ke empat oleh Chelsea, dalam sepuluh tahun terakhir Arsenal selalu lolos minimal hingga babak ke lima dan sempat dua kali mencapai final.

The Gunners memang memiliki masalah kebugaran di lini belakang dengan cederanya Debuchy dan Monreal, namun hal ini tidak bisa menjadi alasan Wenger untuk tidak menurunkan salah satu antara Koscielny/ Mertesacker sebagai pengatur lini belakang.

Banyak yang meramalkan Wenger akan menurukan Bellerin, Chambers, Hayden/Ajayi, Gibbs sebagai tembok lini belakang. Bila ini benar, gugur di fase awal seperti musim lalu akan mungkin terjadi mengingat Southampton akan menurunkan pemain utamanya dipertandingan ini. Zelalem tidak masuk skuad karena kemarin dia baru saja bermain melawan Newcastle di kompetisi U21.

Di lini tengah, keberadaan Coquelin, Diaby, dan Rosicky masih kalah kelas dari gelandang-geladang Soton, pun juga di lini depan, sulit bagi tim kedua Arsenal mengimbangi permainan The Saints. Southampton yang musim lalu memiliki kelemahan dalam akurasi passing, kini sudah mampu mengimbangi Arsenal dengan rataan 85%.

Yang bisa dilakukan adalah dengan menyerang melalui sisi lapangan dan lebih sering menbawa bola ke tepi lapangan, bukan tengah. Sisi kiri Soton terbilang lebih paling sedikit mendapat perlindungan dibanding bagian tengah atau kanan. Mobilitas Campbell dan Sanchez yang bisa bergerak sendiri membuat gelandang tengah Arsenal tak perlu meninggalkan posisinya.

Soal gol, 1 atau 2 adalah jumlah maksimal yang bisa diciptakan Arsenal. Pertandingan akan ketat bila Arsenal mampu mencetak gol. Menarik bila kombinasi baru Podolski atau Akpom – Campbell bisa menyesuaikan dengan kecepatan Sanchez, akhir pekan lalu Keown sempat berkomentar Sanchez terlalu cepat untuk (gaya bermain) Arsenal (Ozil).

Saya merasa Wenger “melepas” pertandingan ini seperti juga musim lalu saat lawan Chelsea, efeknya Arsenal malah bisa berkonsentrasi untuk kompetisi yang lebih penting. Kekalahan bukanlah bencana, hanya kasihan saja nanti pemain-pemain muda jadi kekurangan laga kompetitif. (woj)

Team News:

Arsenal: Ignacio Monreal (punggung, 5 Oktober), Yaya Sanogo (lutut, 5 Oktober), Theo Walcott (lutut, 5 Oktober), Serge Gnabry (lutut, 18 Oktober), Mathieu Debuchy (engkel, 20 Desember), Olivier Giroud (retak tulang kering, Januari 2015).

Southampton: Maya Yoshida (diragukan), Alderweireld (hamstring, diragukan), James Ward-Prowse (engkel, 27 September), Jay Rodriguez (lutut, Desember).

Arsenal (4-2-3-1): Ospina – Bellerin, Chambers, Mertesacker, Gibbs – Coquelin, Diaby – Chamberlain, Rosicky, Sanchez– Podolski.

Cadangan: Martinez, Hayden, Ajayi, Flamini, Wilshere, Campbell, Akpom.

Southampton (4-3-3): Foster– Clyne , Gardos, Fonte, Bertrand– Schneiderlin, Jack Cork, Steven Davis – Long, Pelle, Tadic.

Cadangan: Gazzaniga, Yoshida, Alderweireld, Wanyama, McQueen, Mane, Mayuka.

 

 

Advertisements

Tulis komentar.....

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s