Preview Pertandingan: Arsenal vs Stoke City

image

Super Sanchez


Pertandingan internasional yang menjadi jeda EPL minggu lalu membawa beberapa isu penting soal pemain-pemain Arsenal yang dipanggil membela negara masing-masing. Secara umum tidak ada pemain yang mengalami cedera namun performa tiap pemain perlu sedikit di evaluasi. Sanchez, Chamberlain, Walcott, Cambell, dan Cech kembali dengan kabar positif. Ozil telah pulih dan bermain penuh dalam dua pertandingan Jerman.

Aaron Ramsey berhasil meloloskan Wales ke Euro 2016 untuk kali pertama, gagal menunjukkan performanya dan sering kehilangan bola (lawan Cyprus). Namun itu masih lebih baik dibanding Giroud yang harus menerima cemoohan suporter setelah berkali-kali gagal menyelesaikan peluang yang didapat saat Perancis menang 1-0 lawan Portugal, pada pertandingan itu Koscielny-lah yang menjadi bintang sebagai man of the match.

Kegagalan Giroud menyumbangkan gol di timnas bagai lanjutan dari performanya di Arsenal yang sering membuang-buang peluang. Giroud menyadari finishing – nya akhir-akhir ini sedang menurun, namun dia masih percaya diri performanya akan kembali lagi.

It’s not the first and surely not the last time it happens. I have the mental strength to bounce back. Now I am going to focus on working. I will bounce back, tonight I missed some efficiency.

“Surely not the last time it happens. Surely not the last time it happens. Surely not the last time it happens…..”

Skuad yang ditampilkan lawan Stoke City akhir pekan ini kurang lebih akan sama seperti pertandingan sebelumnya, plus Ozil dan Mertesacker dan masih tanpa Rosicky, Wilshere, dan Welbeck.

Stoke City
Era Stokepulis sudah berakhir dan Mark Hughes sebagai suksesornya telah mengubah gaya permainan Stoke yang dulu cenderung keras kini lebih mengandalkan teknik. Keputusan manajemen The Potters terbukti tepat, Stoke berhasil finis di peringkat 9 dalam dua musim dilatih Hughes. Ini merupakan peringkat terbaik mereka selama era premiership, suporter pun puas karena timnya tidak perlu lagi berjibaku di zona degradasi. Kini mereka mengincar tiket ke zona Eropa.

Memainkan pola populer 4-2-3-1, Stoke sekarang menguasai bola lebih sering dibanding era sebelumya, jumlah passing juga lebih banyak. Hughes yang pernah melatih City musim ini berhasil mendatangkan Xherdan Shaqiri sebagai marque signing. Harapannya agar gol yang dicetak melalui set play bisa meningkat. Sayangnya Hughes belum berhasil mendapatkan seorang striker yang bisa diandalkan. Stoke memiliki rataan penguasaan bola sebesar 50,1% tetapi baru bisa mencetak 3 gol dari 4. Penyakit lama Stoke yang belum ditemukan obatnya sejak promosi ke EPL musim 2007/08 dimana rataan gol mereka kurang dari 1 gol tiap pertandingan. Untuk musim kemarin catatan mereka mulai membaik dengan 48 gol dari 38 pertandingan meski 6 gol diantaranya dicetak saat menghancurkan Liverpool di Anfield.

Meski kehilangan Charlie Adam dan Ibrahim Afellay karena hukuman kartu. The Potters masih memiliki Xherdan Shaqiri yang menjadi rekor pembelian klub. Marco van Ginkel dipinjam dari Chelsea sebagai penambal serangan serba bisa. Mame Biram-Douf yang berposisi asli sebagai gelandang kanan diplot sebagai penyerang tunggal di depan.

Keunggulan duel udara serta kecepatan yang sedikit di atas Crouch menjadikannya pilihan utama Hughes, sejauh ini Diof membayarnya dengan 2 gol. Bojan Krkic diharapakan oleh suporter bisa mulai kembali bermain setelah cedera panjang. Musim lalu mantan pemain Barcelona ini mencetak gol dalam kemenangan Stoke City 3-2 atas tim asuhan Arsene Wenger.

The Game
Absennya Ozil secara mendadak cukup mengagetkan minggu lalu kala Arsenal bertemu Newcastle. Bila masih kurang mengagetkan, Walcott bermain sebagai starter untuk pertama kali musim ini. Wenger berencana mengeksploitasi pertahanan Toon Army dengan kecepatan Walcott, namum semua rencana berantakan saat Mitrovic dikartu merah wasit dan Newcastle bermain dengan 10 orang. Kondisi tersebut membuat pertahanan Newcastle bertahan lebih dalam membuat “strategi Walcott” sia-sia.

Shawcros tidak dapat bermain karena cedera punggung sedikit memberi ruang bagi Giroud. Chamberlain kemungkinan besar akan mengisi sisi kanan menyusul performa apiknya bersama Timnas Inggris. Dan bila Ozil sudah fit, bisa jadi Ramsey ditarik lebih ke belakang seperti sebelumnya. Alexis Sanchez sudah harus menunjukkan ketajamannya, tiga pertandingan sudah cukup untuknya kembali ke performa puncak. (woj)

Team News
Arsenal: Rosicky (lutut, Desember), Welbeck (lutut, Desember), Wilshere (retak tulang engkel, Oktober).
Stoke City: Charlie Adam (hukuman), Ibrahim Afellay (hukuman), Ryan Shawcross (cedera), Peter Odemwingie.

Arsenal (4-2-3-1): Cech – Bellerin, Koscielny, Paulista, Monreal – Coquelin, Ramsey – Chamberlain, Ozil, Sanchez – Giroud.
Cadangan: Ospina, Debuchy, Chambers, Gibbs,
Walcott, Arteta, Cazorla.

Stoke City (4-2-3-1): Butland – Johnson, Cameron, Muniesa, Pieters – Whelan, Sidwel – Shaqiri, van Ginkel, Arnautovic – Diouf
Cadangan: Given, Wollscheid, Wilson , Joselu, Bojan, Crouch.

Advertisements

Tulis komentar.....

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s