Dua dan Enam di Bulan November

 

caz

Salah, saya sungguh salah. Tiga pemain kembali namun tiga lainnya  pergi ke ruang perawatan.

Kembalinya Ramsey, Chamberlain dan Walcott ke lapangan awalnya saya pikir badai cedera Arsenal akan segera berakhir. Tetapi apa mau dikata, Sanchez dan Koscielny bahkan tidak bisa menyelesaikan pertandingan terakhir mereka.

Sanchez mengalami cedera hamstring akibat memaksakan diri mengejar bola di ujung lapangan.Cedera hamstring biasanya dialami oleh pemain yang kelebihan menit bermain. Tak ada pemain EPL yang memiliki akumulasi menit bermain leih banyak dibanding Sanchez. Saya sudah khawatir akan kondisinya saat menulis preview pertandingan minggu lalu. Beruntung bagi Kos yang mengalami cedera punggung dapat langsung kembali berlatih karena cederanya tidak serius.

Malang bagi Cazorla, meski tetap di lapangan hingga pertandingan berakhir, pemain berjuluk little magician ini didiagnosis mengalami cedera ligamen pada lututnya dan diperkirakan akan absen selama 3 hingga 4 bulan. Caquelin yang masih cedera dan Cazorla merupakan motor utama lini tengah The Gunners.

Dalam beberapa musim terakhir, Arsenal tidak memiliki pasangan gelandang sekomplit mereka. Coquelin memberikan stabilitas dan skill dalam duel perebutan bola yang menjadi landasan dalam tingkat ball possesion Arsenal selama ini. Terlihat dari rataan tekel rata-rata Arsenal sebesar 20 tekel per game dan menurun menjadi 16 dan 10 tekel dalam 2 pertandingan terakhir.

Infographic-Coquelin

Sedangkan Cazorla memberikan kemampuan menahan bola, skill melewati lawan dan kreatifitas dari posisi belakang belum terlihat efeknya karena minggu ini adalah pertama kalinya Arsenal bermain tanpa Cazorla musim ini. Pengaruh yang paling besar kemungkinan pada tingkat penguasaan bola. Pemain pengganti dituntut untuk mereplikasi duet utama atau setidaknya dapat menampilkan 90% dari yang ditampilkan oleh Coquelin dan Cazorla meski sebenarnya tidak ada pemain gelndang Arsenal yang mampu mendekati performa Coquelin yang berstatus sebagai gelandang bertahan terbaik di Premier League!

Kini hanya tersedia Flamini yang total tekel dan intersepnya kurang dari setengah catatan milik Coquelin. Memang tak bisa banyak yang bisa diharapkan dari pemain berusia 31 tahun di tahun terakhir kontraknya. Pilihan kedua adalah berjudi memainkan Chambers sebagai gelandang bertahan. Pemain 20 tahun ini sudah dicoba dimainkan di pertandingan U21 melawan Brighton & Hove Albion.

Beruntung bagi Wenger karena di posisi Cazorla ada Ramsey yang dulunya pernah menjadi pemain utama saat berduet dengan Mikel Arteta. Kemampuannya tekel dan tipikalnya sebagai box to box midfielder yang bertugas menahan serangan lawan sekaligus menjadi penghubung bek dan lini serang sebenarnya adalah paket two in one dari Coquelin dan Cazorla.

Permasalahannya adalah kurangnya kreatifitas yang dahulu dijalankan oleh Arteta. Tentunya kita tidak bisa menukar mata dan otak Flamini dengan visi permainan kepunyaan Arteta. Wenger akan dipusigkan dalam pemilihan partner yang tepat untuk Ramsey tanpa kehadiran Arteta dan Rosicky di tempat latihan. Oopsss I did it again

Arsenal sudah kehilangan 7 poin dan kita tentu tak berharap lebih banyak poin menguap. Bulan November juga Arsenal mengumpulkan lebih banyak pemain cedera (6) dibanding jumlah poin (2).  Tak terlalu kaget, namun kecewa dengan hasil buruk berulang di bulan yang sama tanpa ada pebaikan berarti. Perbaikan yang saya maksud adalah hasil 2 kali lipat dari rata-rata normal bukan hasil 2 poin yang hanya lebih baik 0,4 poin di atas rata-rata.

Mengingat sebentar lagi januari, tak ada salahnya bila Wenger mempertimbangkan untuk mulai mencari pemain baru. Saat ini Arsenal memiliki Ramsey, Wilshere, Cazorla, Ozil, Rosicky, Arteta dan Flamini, 7 pemain untuk tiga pos gelandang yang bial kesemuanya fit, Wenger pasti pusing juga memilih siapa yang bermain. Tiga pemain terakhir kontraknya akan berakhir musim ini sehingga alasan ada pemain yang unhappy bisa disingkirkan.

Sejauh ini Wenger masih menutup rapat soal rencana pembelian pemain dengan jawaban klise “I don’t know” di akhir sesi wawancara sebelum melawan Sunderland (4/12).

Namun sesuai yang saya pernah katakan jauh hari dan dengan penyebab yang “kebetulan” sama, Wenger dipaksa untuk membeli pemain baru di posisi gelandang bertahan. Ada Joshua Guilavogui (Wolfsburg) yang kontraknya berakhir musim ini atau Maxime Gonalons (Lyon) yang klubnya menjadi juru kunci grup H Liga Champion. Guilavogui memiliki tekel dan intersep lumayan, meski tak jarang melakukan pelanggaran yang tak perlu. Sedangkan Gonalons, saya memimpikannya bermain untuk Arsenal, sudah cukup kerja kerasnya bersama Lyon yang sejauh ini kesulitan bersaing dengan PSG. “I don’t know”. (woj)

 

Advertisements

Tulis komentar.....

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s