Preview Pertandingan: Man United vs Arsenal

 

28C9867D00000578-3086266-Theo_Walcott_crosses_and_the_ball_is_deflected_off_the_unfortuna-a-91_1431950172390

Pekan ke 26 Barclays Premier League (BPL) akan mempertemukan Manchester United (MU) dengan Arsenal di Old Trafford pada Minggu 28 Februari 2016.

Pertemuan kedua tim beda tujuan masih banyak dinantikan mengingat jumlah suporter masing-masing tim. Arsenal berusaha menang untuk menjaga peluangnya meraih gelar juara EPL pertama dalam sedekade terakhir sedangkan Man United mencoba mengejar ketertinggalan 6 poin menuju tiket play off Liga Champion.

Hasil buruk kalah 0-2 dari Barcelona di Liga Champion mengulangi start Arsenal kala bertandang ke markas Man Utd sama seperti pertemuan pertama mereka. Saat itu Arsenal baru saja menerima kekalahan 2-1 di Emirates Stadium dan seperti yang di ungkapkan Wenger bahwa UCL dan BPL adalah kopetisi yang berbeda.

Dan benar saja, anak-anak asuhan Arsenal seperti bermain kesetanan dan membantai habis Man Utd lewat tiga gol cepat dalam rentang 13 menit melalui Mesut Ozil dan Alexis Sanchez. Kekalahan dikompetisi lain sama sekali tidak mempengaruhi permainan The Gunners.

Untung saja dalam pertandingan lawan Barcelona, selain 2 gol tandang, Arsenal hanya kehilangan Chamberlain karena cedera. Posisinya bisa di gantikan oleh Walcott atau Campbell.

Slow United

The Red Devil selalu bermain lebih baik saat dikandang. Dapat dilihat dari jumlah tembakan ke gawang lawan 13 shoot/game, lebih baik dari pada saat bermain tandang yang hanya 10,5 tembakan per pertandingan.

Pertahanan anak asuhan van Gaal juga jauh lebih baik dengan hanya menderita 7,7 tembakan kegawang sendiri per pertandingan sedangkan kala bermain tandang mereka harus bertahan dari 12,4 tembakan yang mengarah ke gawang De Gea.

Namun catatan bagus tersebut kemungkinan tidak berlaku karena”wabah” cederang yang dialami skuad Man United. Tercatat 13 pemain dalam kondisi tidak fit, 8 diantaranya dipastikan tidak bisa bermain termasuk Valencia, Fellaini, Schwansteiger, Phil Jones, dan sang kapten, Wayne Rooney. Sedangkan De Gea, Smalling, Martial, dan Darmian kemungkinan bisa dimainkan sesuai harapan fans Setan Merah.

Saking terbatasnya pilihan, Manchester United hanya membawa 6 pemain cadangan saat menghadapai Midtjylland dimana empat diantaranya berposisi sebagai bek tengah. Pada 13-14 Februari lalu van Gaal sempat menjadi olok-olokan karena menurunkan pemain muda yang memiliki nama sesuai tema pekan tersebut, Love.

Selain cedera, problem Man United diatas lapangan adalah lambatnya tempo permaian mereka. Entah apa yang diinstruksikan oleh van Gaal hingga pemain MU lebih suka mencetak possesion rate yang bagus dibandinkan mencetak gol.

Aliran bola yang lambat membuat lawan berkesempatan mengorganisasi pertahananya.Sejauh ini Man United baru mencetak 33 gol dalam 26 pertandingan dan menjadi yang terendah diantara tim peringkat 8 besar. Memainkan Herrera bersama Schneiderlin dibanding kaki tua milik Schweinsteiger atau Carrick yang pada pertemuan pertama lalu tidak bisa membendung pergerakan cepat Walcott, Sanchez dan Ozil.

Sejak kekalahan 0-1 dari Southampton, Van Gaal tak pernah lagi memainkan formasi 3-5-2. Pola 4-2-3-1 sudah mereka mainkan dalam beberapa pertandingan terakhir dan menuai hasil cukup positif terutama dalam hal produktivitas gol.

Van Gaal kini menempatakan Juan Mata di posisi nomor 10 sebagai kreator serangan Man Utd. Hasilnya rataan gol mereka meningkat menjadi 1.67 goal/ game dari sebelumnya yang hanya 1,1 gol/ game. Rataan ini jauh meningkat bila pertandingan non BPL juga diperhitungkan. dengan raihan  17 gol dalam 7 pertandingan atau 2,4 goal/ game.

Arspeed

 

ARS v MU

Arah tembakan Arsenal (kanan) dan Man. United (kiri) tanggal 4 Oktober 2015

Pada pertemuan pertama, Man United kesulitan menembus kotak penalti Arsenal. Dari 8 tembakan yang dilepaskan oleh Rooney dkk, hanya dua yang dilakukan didalam kotak penalti Arsenal.

Kubu Arsenal leluasa menerobos pertahanan Man Utd meski dalam pertandingan tersebut Arsenal hanya 38% menguasai bola. Dari total 10 tembakan, delapan diantaranya dieksekusi didalam kotak penalti dan dua diantaranya menjadi gol pada laga yang berkesudahan 3-0 untuk The Gunners.

MU besok akan bermain dengan susunan pemain yang tidak lebih baik dibanding pertemuan pertama. Van Gaal masih dipusingkan mencari ujung tombak bagi timnya.

United kini hanya menyisakan Marcus Radford yang baru berusia 18 tahun sebagai penyerang. Dan van Gaal sepertinya tidak ada pilihan lain selain memaksa pemain muda ini bermain penuh dalam jeda 3 hari.

Dilini belakang, kabar sembuhnya Rojo dan Smalling menjadi kabar menggembirakan bagi fans MU meski disisi lain mereka tidak memiliki waktu latihan dan recovery yang cukup untuk pertandingan seketat ini.

Pergerakan cepat dan taktis adalah senjata utama untuk mengalahkan Manchester United. Arsenal memiliki duet Walcott-Sanchez di kedua sisi serta didukung oleh Ozil di belakang Olivier Giroud.

Walcott memiliki rekor bagus bila bertemu Man United. Walcott selalu menyumbang gol atau assist dalam 3 pertemuannya melawan MU. Peran vitalnya sangat terlihat dengan sumbangan 2 assist yang membuat pemain MU terbangun dari tidurnya pada pertemuan bulan oktober tahun lalu..

Transformasi bertahan dan menyerang yang buruk menjadi kelemahan utama MU. Bila tugas merebut bola bisa dijalankan oleh Coquelin dan Ramsey, bukan perkara sulit Arsenal bisa menciptakan peluang berbahaya. (woj)

 

Team News

Manchester United : Jones (kebugaran, 6 Maret), Cameron Borthwick-Jackson (kebugaran, 6 Maret), Martial (hamstring, 6 Maret), Fellaini (otot, 12 Maret), Valencia (kaki, 18 Maret), Schweinsteiger (lutut, 26 Maret), Januzaj (hamstring, 26 Maret), Darmian (dislokasi bahu, April), Young (groin, April),  Ronney (lutut, April), Shaw (patah kaki, April)

Arsenal : (Wilshere (engkel, Maret), Cazorla (lutut, Maret), Rosicky (lutut, sampai kontrak habis).

Man. Utd (4-2-3-1): De Gea – Varela, Smalling, Blind, Rojo – Schneiderlin, Herrera– Lingard, Mata, Depay – Martial

Cadangan: Romero, Love, McNair, Pereira, Carrick, Keane, Redford

Arsenal (4-2-3-1) : Cech – Bellerin, Mertesacker, Koscielny, Maonreal – Coquelin, Ramsey –Walcott, Ozil, Sanchez – Giroud.

Cadangan : Ospina, Paulista, Chambers, Gibbs, Elneny, Campbell, Welbeck.

 

 

Advertisements

2 thoughts on “Preview Pertandingan: Man United vs Arsenal

Tulis komentar.....

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s