Preview Pertandingan: West Ham United vs Arsenal

Welbeck_3149631b

It’s my bad…

Kekalahan 2-0 harus diderita Arsenal pada pekan pembuka Barclays Premier League (BPL). Peringkat 19 menjadi tempat yang pantas sebagai akibat meremehkan West Ham United.

Preveiw pertemuan pertama sih nggak salah-salah amat, sudah tertulis tentang kemampuan West Ham dalam pengusaan bola dan efektifitas menghasilkan peluang. Hanya saja saya kurang memperhatikan kemampuan pemain baru, Dimitri Payet dalam mengorganisasi permainan.

Saya lebih terpaku pada sosok Slaven Bilic dan mengira peningkatan permainan West Ham karena perubahan gaya pelatih dari Sam Allardice musim lalu yang cenderung bertahan ke Slaven Bilic yang tak malu menyerang.

Kemenangan 1-0 atas Chelsea di Community Shield dan pertimbangan West Ham yang kelelahan bermain di kualifiksi Europa League membuat The Gunners terlalu percaya diri. Hal ini ditambah dengan kegagalan pemain depan menghasilkan gol membuat lebih banyak pemain Arsenal tertarik membantu penyerangan.

Sepanjang musim ini, permainan West Ham banyak mengalami peningkatan terlihat jelas dari raihan 51 poin yang telah mereka kumpulkan hingga pekan ke 31 BPL. Saat musim lalu berakhir saja, The Hammers hanya mengumpulkan 42 poin atau sudah meningkat lebih dari 20%. Luar biasa, mengingat tim seperti Man United, Man City, atau Arsenal mengalami depresiasi pencapaian bila dibandingkan dengan pekan yang sama di musim kemarin.

Dimitri Payet yang dibeli seharga £10 juta dari Marseille memberikan dampak signifikan. Peningkatan jumlah poin sejalan dengan bertambahnya total jumlah gol yang juga mengalami peningkatan. Payet dengan teknik dan visinya berkontibusi dengan 88 kali membuat peluang dalam 23 pertandingan.

Saat Payet mengalami cedera di periode November-Desember, West Ham hanya mengumpulkan 8 poin dari 7 pertandingan atau hanya 1,1 poin per pertandingan berbanding 1,8 poin berhasil diraih bila Payet berada didalam tim. Pemain yang lahir dan memulai karirnya di pulau terpencil di sebelah timur Madagaskar ini telah menyumbangkan 9 gol dan 8 assist. Perah besar Payet membuat David Sullivan, sang pemilik West Ham, memberikan label harga 3 kali lipat dari nilai transfernya ke West Ham.

Kunci permainan West Ham United terletak pada trio gelandang tengah  mereka. Payet-Lazini-Kouyate berbagi peran berbeda untuk menguasai sektor tengah lapangan.

Sebagai gelandang bertahan, Kouyate rata-rata melakukan 5 kali tindakan mematahkan serangan lawan tiap pertandingan sedangkan Lanzini berperan menyalurkan bola kepada Payet dengan akurasi operan 89% lebih baik daripada Ramsey yang berposisi sama dengannya.

Pada pertandingan malam nanti skuad yang dimainkan Arsene Wenger lebih baik dibanding pada pertemuan pertama. Alexis Sanchez sudah benar-benar kembali ke performanya dengan selalu menyumbangkan assist/ gol dalam 4 pertandingan terakhir. Line depan Arsenal juga lebih aktif dengan hadirnya Welbeck yang memiliki kecepatan. Arsenal akan kesulitan membongkar pertahanan The Hammers bila hanya mengandalkan Giroud yang cenderung tidak banyak bergerak.

Dengan hadirnya Elneny, lini tengah Arsenal lebih seimbang. Baik dari sisi serangan ataupun pertahanan. Akurasi passing pemain timnas Mesir ini lebih baik daripada pemain Arsenal lainnya sehingga bola yang berhasil direbut oleh Coquelin dapat dialirkan ke depan. Dalam hal pertahanan, dua pertandingan terakhir Elneny bermain, The Gunners hanya menerima 8 dan 7 tembakan, dibawah rata-rata semusim sebesar 11 tembakan lawan per pertandingan.

Petr Cech kemungkinan akan kembali mengisi posisi penjaga gawang setelah sebulan absen. Meski permainan Ospina cukup baik di bawah mistar, namun Cech lebih cocok untuk mengantisipasi bilamana West Ham memperoleh hadiah tendangan bebas di depan area penalti. (woj)

Team News

West Ham United : James Collins (hamstring, 16 April), Sam Byram (memar, 16 April).

Arsenal : Flamini (kebugaran, 16 April), Wilshere (kebugaran, 16 April), Rosicky (kebugaran, 16 April), Cazorla (lutut, 23 April), Jenkinson (lutut, Mei).

West Ham United (4-2-3-1) : Adrian – M. Antonio, Reid, Ogbonna, Cresswell– Noble, Kouyate– Valencia, Lanzini, Payet– Sakho

Cadangan : Randolph, Tomkins, Moses, Obiang, Song, Carroll, Emenike.

Arsenal (4-2-3-1) : Cech– Bellerin, Gabriel, Koscielny, Monreal – Elneny, Coquelin – Sanchez, Ozil, Iwobi – Welbeck

Cadangan : Ospina, Mertesacker, Gibbs, Ramsey, Campbell, Walcott, Giroud.

 

Advertisements

Tulis komentar.....

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s