Kalau Vardy Datang, Giroud Jangan Pergi

Leicester City v Arsenal - Premier League

Vardy vs Sanchez (Photo by Marc Atkins/Mark Leech/Getty Images)

Belum lepas keterkejutan saya pada gerak cepat Arsenal merekrut Granit Xhaka, Tepat dua minggu setelahnya The Gunners kembali membuat sensasi di bursa transfer dengan rencana mendatangkan runner up top scorer Liga Utama Inggris, Jamie Vardy.

Pemain timnas Inggris yang musim lalu mencetak 24 gol ini ternyata memiliki klausul pembelian (buy out clause) “hanya” sebesar £22 juta.

Arsenal yang sedang membutuhkan tambahan pemain di sektor depan tentu saja tak tinggal diam setelah musim lalu mengalami penurunan jumlah gol dibanding musim sebelumnya.

Kegagalan Arsenal memenangkan pertandingan yang seharusnya mudah seperti lawan WBA, Sunderland, atau Watford harus dibayar mahal dengan duduk di posisi runner up, tertinggal 10 angka dari Leicester City.

Giroud yang hanya mengoleksi 16 gol di liga dirasa kurang bisa diandalkan karena hanya mencetak gol dalam 13 dari total 38 pertandingan Liga Inggris dalam semusim.

Pentingnya Striker Produktif

Tim juara setidaknya memiliki seorang penyerang yang mampu mencetak lebih dari 20 gol dalam semusim. Terakhir kali pemain yang mampu melewati angka ini adalah Robin van Persie.

Memang belum jaminan bila memiliki striker tajam bisa menjadi juara, karena saat van Persie meraih gelar top skor liga Arsenal gagal juara, namun ini adalah salah satu syarat menjadi juara. Man United yang saat itu ditinggal Dimitar Berbatov dan kalah bersaing dengan Man City tak menyianyiakan kemampuan van Persie untuk melengkapi skuadnya. Terbukti semusim berselang van Persie meraih gelar top skor sekaligus medali juara Liga Inggris.

Sekarang pertanyaannya, apakah Vardy akan meningkatkan produktifitas gol Arsenal? Jawabannya ya. Vardy adalah  striker yang berbeda tipe dengan Giroud. Vardy lemah dalam duel udara dibanding Giroud dan akurasi pasing yang lebih rendah 3% dari Giroud (68%). Namun Vardy memiliki kelebihan dalam hal kecepatan, dribbling dan kemampuan melindungi bola.

Jamie Vardy Shoot

Titik gol Vardi dan akurasi total tembakannya. Inforafis : squawka.com

Kelebihan lain yang dimiliki Vardy adalah akurasi tembakan. Striker Timnas Inggris yang akan berusia 30 tahun pada Januari 2017 ini mencatatkan total tembakan dan total gol yang lebih banyak dari pada bintang iklan Hugo Boss. Akurasi Vardy tercatat sebanyak 56% dan 26%-nya menjadi gol. Sedangkan Giroud hanya mencatatakan akurasi tembakan 54% dan 20%-nya yang menjadi gol. Upgrade.

Vardy yang 18 dari 24 golnya diciptakan dengan kaki kanan akan melengkapi Giroud yang berkaki kiri. Duel udara Vardy memang kalah dengan hanya 2 gol dari 24 gol diciptakan melalui kaki, namun untuk duel perebutan bola diatas tanah, Vardy unggul jauh dengan 39 dari 91 take on dibanding Giroud yang hanya 11 dari duapuluh lima take on. Kecepatan membuat Vardy lebih aktif diatas lapangan.

Kedua center forward ini diharapkan saling bahu membahu dan akan diturunkan sesuai kebutuhan tim saat menghadapi tipe lawan yang berbeda karena center forward tipe lain yang dimiliki Arsenal saat ini harus beristirahat selama 9 bulan karena cedera lutut. Get well soon Danny Welbeck.

Naik Turun

Striker yang didatangkan dari Fleetwood Town oleh Leicester dengan mahar £930.000 ini memiliki performa yang naik turun tiap musimnya. Saat masih bermain di Fleetwood Town, Vardy mencetak 31 gol dari 36 pertandigan.

Namun musim pertamanya bersama Leicester, Vardy hanya mencetak 4 gol dari 26 pertandingan. Vardy sempat menerima kritik keras dari suporter dan secara sukarela meminta dijual karena performanya yang buruk, beruntung Nigel Pearson yang melatih Leicester waktu itu berhasil meyakinkannya untuk bertahan. Dimusim kedua terbukti produktifitas Vardy kembali dengan 16 gol dari 37 pertandingan serta mengantarkan Leicester City promosi ke Divisi Utama.

Musim pertama bermain di Premier League terasa berat bagi Leiceter dan juga Vardy. Hingga setengah musim The Foxes hanya mampu menang 3 kali dan masih berada di peringkat terbawah hingga pekan ke 31.Vardy sendiri hanya mencetak 1 gol hingga Februari 2015.

Performanya mulai kembali untuk menyelamatkan Leicester dari zona degradasi, total Vardy mencetak 5 gol hingga akhir musim dan masuk nominasi Premier League Player of the Month bulan April. Dimusim 2014/15 ini Vardy mencatatkan dirinya sebagai man of the match dalam come back Leicester 5-3 atas Manchester United.

Dimusim kedua, Vardi tak malu-malu untuk mencetak gol. Total 24 gol dalam 36 penampilan untuk mengantarkan Leicester City menjadi juara EPL pertama kali sejak 130 tahun klub berdiri.

Dilihat lebih dalam, performa Vardy tidak sepenuhnya turun hanya karena inkonsistensi tapi penurunan jumlah gol selalu terjadi saat Vardy bermain di liga baru dengan kasta lebih tinggi yang tentu saja butuh adaptasi. Mirip seperti pemain yang direkrut dari liga luar Liga Inggris dengan level kompetisi lebih rendah. Sebut saja Liga Belanda, Perancis, Portugal atau Berlgia.

Maaf

Sebenarnya Vardy bukanlah striker favorit saya untuk memperkuat Arsenal musim depan. Saya lebih memilih Higuain yang memiliki kemampuan lengkap. Seperti menyatukan kaki Vardy dan kepala Giroud dalam satu tubuh. Namun melihat kecil kemungkinan Napoli melepas Higuain membuat Vardy menjadi pilihan terbaik yang tersedia di pasar.

Pada Februari lalu Vardy telah sepakat memperpanjang kontrak bersama Leicester hingga 2019. Dalam kontrak tersebut Vardy menerima kenaikan upah dari £40.000 menjadi £60.000/pekan. Selain itu, dalam kontak baru juga tercantum besaran nilai minimal bagi klub yang ingin memanfaatkan jasanya untuk membuka tahapan negosiasi transfer (buy out caluse).

Leicester memasang nilai buy out clause sebesar £22 juta bagi klub yang ingin meminang Vardy. Selain nominal transfer, dalam klausul tersebut juga menyertakan syarat lain. Hanya klub yang berkompetisi di Liga Champion musim depan yang dapat menawar Vardy dan penawaran harus dilakukan sebelum 3 Juni 2016.

Kebetulan Arsenal memenuhi semua syarat di atas. Dan tanpa berfikir panjang lagi (karena Wenger sudah “memperhatikan” Vardy sejak November) lansung mengajukan penawaran dan kontrak berjangka 4 tahun dengan gaji £120.000/ pekan. Maaf untuk Liverpool dan Manchester United yang sebelumnya juga tertarik dengan pemain kelahiran Sheffield ini.

Wenger sepertinya belum akan berhenti menambah skuad untuk meningkatkan kualitas tim. Arsenal juga dikaitkan dengan Mkhitaryan sebagai pengganti Rosicky melengkapi Xhaka yang didatangkan mengisi tempat Arteta.

Bila dihitung dalam angka, jumlah pemain Arsenal masih sama, namun secara kualitas pengganti pemain yang keluar ini jauh lebih baik. Ini hanya upgrade, bukan perombakan. Bila (nantinya) ada pemain (lain) yang harus tersingkir itu bukan keinginan klub tapi karena merasa kalah kualitas. (woj)

Hmmm

What a pair (sumber : @classofbergkamp)

Baca Juga : Menuju Sempurna

Advertisements

One thought on “Kalau Vardy Datang, Giroud Jangan Pergi

  1. Pingback: Menambah Bukan Mengganti! | Shenley Ground

Tulis komentar.....

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s