Preview Pertandingan: Arsenal vs Tottenham Hotspurs

1411841654895_wps_45_arsenal_v_tottenham_hotsp

Ozil harus dibantu berfikir. 

Selamat datang November, bulan kutukan bagi Arsenal di bawah kepelatihan Arsene Wenger. Dengan rataan 1,59 poin per pertandingan di bulan November, lebih rendah dibanding kesialan Arsenal di bulan Januari (1,89). Musim lalu The Gunners hanya mengumpulkan 2 poin dari 3 pertandingan.

“Kutukan” yang terjadi bukan murni Act of God (Kehendak Tuhan) namun karena alasan yang bisa dijelaskan seperti cederanya Sanchez, Koscielny, Coquelin, Wilshere, dan Arteta. Ada yang terlalu banyak bermain dan lainnya cedera karena jarang bermain.

Musim ini Wenger mendatangkan Perez, Xhaka, dan Mustafi. Meski baru nama terakhir yang bermain reguler, dua pemain lain yang didatangkan turut “membantu” menghindarkan pemain utama dari ancaman cedera sehingga Sanchez, Giroud, dan Ozil dalam kondisi fit.

Menghadapi tetangga yang terpisah 4,5 mil, Tottenham Hotspur dalam tajuk North London Derby, Arsenal selaku tuan rumah “hanya” kehilangan Mertesacker dan Welbeck yang belum akan kembali dalam waktu dekat. Lucas Perez dan Cazorla masih perlu pemulihan. Posisi mereka akan digantikan oleh Ramsey dan Walcott yang pulih disaat yang tepat.

Permasalahan cedera juga mendera kubu tim tamu. Alderweireld di jantung pertahanan tak bisa bermain akibat cedera setalah berbenturan dengan Verthongen. Erik Lamela juga harus absen karena cedera bahu dan Sissoko sedang menjalani hukuman.

Pochetino cukup terbantu dengan kembalinya Harry Kane yang sebuh dari cedera ligamen engkel selama 6 pekan dan telah berlatih penuh sejak hari kamis sehingga bisa diturunkan sebagai starter pada pertandingan nanti.

Melawan tim satu-satunya tim yang belum terkalahkan dan paling sedikit kebobolan di liga, Arsenal harus pandai membongkar pertahanan Spurs.

Pochetino tak terlalu pusing kehilangan Alderweired karena parameter pertahanan The Lilywhites sesungguhnya dimulai sejak bola masuk wilayah Wanyama. Pemain timnas Kenya ini sebelumnya diragukan akan “terpakai” dalam skema permainan atraktif Spurs karena “hanya bisa” bertahan. Namun terbukti tepat dimana Spurs menderita gol 37,5% lebih sedikit dibanding musim lalu.

Rasa frustasi seperti saat Arsenal bertemu Middlesborough atau Burnley sangat mungkin terulang menyusul absennya Cazorla. Posisinya kini ditempati oleh Elneny yang tidak terlalu kreatif dalam membongkar pertahanan lawan.

Untuk mengatasi kebuntuan, Wenger perlu menurunkan Xhaka sejak menit awal. Keunggulan fisiknya sangat berguna mengingat Spurs memiliki Wanyama dan Dembele di tengah. Pemain berjuluk Xhakaboom ini memiliki visi yang cukup baik dan berani melepaskan tendangan jarak jauh.

Memainkan Ramsey sebagai gelandang kanan adalah ide yang bagus untuk membendung agresivitas lini tengah Spurs. Musim lalu Arsenal keteteran di tengah dan membuat Cech harus melakukan 9 penyelamatan dalam satu pertandingan.

Giroud yang tampil sebagai super sub di pertandingan lawan Sunderland cocok dimainkan sejak menit pertama mendampingi Sanchez di lini depan. Penyelesaian akhir Giroud yang kebanyakan sekali sentuh sangat sulit diantisipasi oleh kiper.

Pemain lain yang mengisi bangku cadangan Arsenal memiliki kualitas setara pemain reguler, berbeda dengan Spurs yang hanya tersisa pemain muda. Biaya pembangunan stadion mengurangi pembelian pemain mereka musim ini, banyak pemain bergaji tinggi di era pelatih sebelumnya dilepas ke klub lain.

Arsenal tak pernah kalah dalam 6 pertemuan terakhir lawan Spurs di Emirates. Meski begitu, bersama Pochetino, Spurs makin meningkat secara permainan. Dua pertemua terakhir di Di Emirates berakhir imbang dan Pochetino adalah satu-satunya manjer Spurs yang belum pernah dikalahkan oleh Wenger di kompetisi EPL.

Arsenal hanya perlu bermain hati-hati dilaga ini karena lebih sulit membobol gawang Spurs dalam kondisi tertinggal dan The Gunners tidak punya banyak opsi saat membongkar lawan yang bertahan total. (woj)

Team News:

Arsenal: Kierran Gibbs (bahu, diraguka), Santi Cazorla (achilles, 19 November), Lucas Perez (engkel, Desember), Per Mertesacker (lutut, Desember), Danny Welbeck (lutut, Januari 2017)

Tottenham:Moussa Sissoko (hukuman, 11 November), Lamela (punggung, 19 November), Toby Aldeweireld (kaki, 19 November), Ben Davies (otot, 19 November)

Arsenal (4-2-3-1) : Cech – Bellerin, Mustafi, Koscielny, Monreal – Xhaka, Coquelin – Ramsey, Ozil, Iwobi – Sanchez

Cadangan : Ospina, Gabriel, Gibbs, Elneny, Chamberlain, Maitland-Niles, Giroud.

Tottenham (4-2-3-1) : Lloris – Walker, Verthongen, Dier, Rose– Dembele, Wanyama– Son, Alli, Eriksen– Janssen

Cadangan : Vorm,  Carter-Vickers, Trippier, N’Koudou, Wink, Onomah, Kane.

 

 

Advertisements

Tulis komentar.....

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s