Daftar Skuad Arsenal untuk Musim 2016-17

tumblr_obpney6wYl1tget6xo9_1280

Foto: Arsenal.com

Musim 2016-17 yang mulai berjalan, Arsenal baru mendatangkan Granit Xhaka sebagai satu-satunya pemain berkualitas untuk memperkuat tim utama. Namun begitu, jumlah anggota skuad Arsenal sudah melebihi kuota.

Rekrutan kedua Wenger adalah Takuma Asano dari Sanferencce Osaka. Belum diketahui secara pasti masa depan Asano di tim Arsenal karena sang pemain belum memiliki jumlah caps yang mencukupi di timnas Jepang sebagai syarat memperoleh ijin kerja di Inggris.

Jalur karirnya akan seperti Joel Campbell yang berkelana selama 2 musim di Eropa, sembari mengumpulkan jumlah penampilan di timnas hingga akhirnya bisa merumput bersama Arsenal.

Duet Koscielny dan Mertesacker yang telah berusia di atas kepala tiga, menarik minat Wenger mendatangkan Rob Hodling dari Bolton. Bek berharga £2,5 juta ini awalnya dimaksudkan menjadi bek ke lima di bawah Chambers. Menyusul cedera panjang yang diderita Mertesacker dan Paulista membuka jalan pemain berusia 18 tahun ini untuk bermain reguler di Arsenal. Penampilannya di laga pre season cukup solid dan bermain lebih tenang dibanding Chambers.

Arsenal juga mendapat tambahan pemain yang kembali dari masa peminjaman seperti Debuchy, Chuba Akpom serta Yaya Sanogo

Berikut daftar sementara pemain Arsenal untuk Liga Inggris musim kompetisi 2016-17 yang akan di-update hingga penutupan bursa transfer 31 Agustus 2016 nanti:

Penjaga Gawang

Petr Cech, David Ospina, Emiliano Martinez.

Pemain Belakang

Hector Bellerin, Mathieu Debuchy, Carl Jenkinson, Per Mertesacker, Laurent Koscielny, Gabriel Paulista, Callum Chambers, Rob Holding, Nacho Monreal, Kierran Gibbs, Shkodran Mustafi

Gelandang Bertahan

Granit Xhaka, Francis Coquelin, Mohammed Elneny

Gelandang Tengah

Aaron Ramsey, Santi Cazorla, Jack Wilshere

Gelandang Serang

Mesut Ozil, Alex Iwobi, Joel Campbell, Alex Oxlade Chamberlain, Serge Gnabry

Penyerang

Olivier Giroud, Alexis Sanchez, Theo Walcott, Danny Welbeck, Chuba Akpom, Yaya Sanogo, Lucas Perez

Total : 30 pemain. 25 pemain senior + 3 pemain U21 yang masuk dalam tim utama

Liga Utama Inggris mewajibkan klub mendaftarkan maksimum 25 pemain untuk bermain di liga paling lambat tanggal 2 September. Pemain yang wajib didaftarkan adalah pemain dengan usia diatas 21 tahun dihitung per 1 Januari di musim yang bersangkutan.

Arsenal saat ini memiliki 27 pemain dengan usia diatas 21 tahun. Pemain seperti Iwobi, Akpom dan Holding tidak perlu didaftarkan karena masih berusia dibawah 21 tahun. The Gunners memiliki 12 pemain dengan status home grown, lebih banyak dari batas minimum yang disyaratkan sebanyak 8 pemain.

Jumlah pemain yang berlebih ini mau tak mau Arsenal harus membuang pemainnya, entah dijual atau dipinjamkan ke klub lain. Solusi sementara (bila tidak ada klub yang berminat), sang pemain tidak akan didaftarkan ke penyelenggara liga dan hanya bisa bermain di tim cadangan/ FA  dan Capital One Cup.

Dari daftar di atas, pemain berusia di atas 21 tahun akan menjadi prioritas pertama untuk dijual/ dipinjamkan. Yaya Sanogo, Campbell dan Mathieu Debuchy adalah pemain yang kemungkinan besar keluar dari daftar skuad Arsenal.

Stok pemain home grown yang berlebih menjadi alasan pemain pemegang status ini untuk keluar dari tim. Penampilan impresif Serge Gnabry di Olimpiade diharapkan mampu menarik minat klub lain untuk meminjamnya. Sedangkan Nasib Carl Jenkinson “terselamatkan” karena dia sedang mengalami cedera. Kemungkinan Jenko hanya akan bermain di tim cadangan.

Dengan pengurangan minimal tiga pemain ini, Arsenal memiliki satu tempat tambahan di skuad yang bisa di isi oleh pemain yang lebih berkualitas, misalnya Shkodran Mustafi. Bila bek Valencia ini jadi di rekrut Arsenal, maka kemungkinan Chambers akan dipinjamkan karena sudah terlalu banyak pemain belakang.

Arsenal masih bisa memasukan satu tambahan pemain “dadakan” dengan cara tidak  mendaftarkan Welbeck di bulan September karena striker timnas Inggris ini masih cedera. Welbeck baru akan kembali bermain pada Februari tahun depan dimana akan dibuka pendaftaran pemain setelah bursa transfer Januari untuk klub bisa meng-update daftar pemainnya. (woj)

Keterangan:

Nama pemain dengan warna hijau adalah pemain yang memiliki status home grown.

Nama pemain dengan warna biru adalah pemain di bawah usia 21 tahun.

Nama pemain dengan underline adalah pemain baru.

Belum Didengar, Tak Berarti Kadaluarsa

maxresdefault

Sudah sekitar 6-7 minggu sejak tulisan terakhir. Kesibukan dan juga “kepastian” Arsenal tak akan menjuarai liga Inggris sejak imbang lawan West Ham United membuat saya “malas” menulis preview pertandingan. Sedangkan waktu saya terbatas bila harus mengumpulkan data seperti tulisan tentang Jack Wilshere yang pulih dari cedera.

Dari Leicester yang berhasil menjuarai Liga Inggris untuk pertama kalinya dalam sejarah klub, hingga Mourinho yang sudah resmi diikat oleh Manchester United selama tiga tahun ke depan menggantikan Louis van Gaal yang gagal membawa United masuk empat besar.

Soal van Gaal, ternyata hanya mampu menjalankan tugasnya setengah jalan. Sesuai dengan perkiraan saya di awal musim bahwa sangat sulit bagi Man United untuk juara, bahkan untuk sekedar menyamai capaian mereka musim lalu.

Meski begitu, van Gaal sukses menjuarai Piala FA yang merupakan gelar pertama The Red Devils sepeninggal Sir Alex Ferguson. Van Gaal juga meninggalkan warisan berharga bagi Man United berupa bakat Lingard, Rashford, dan Borthwick-Jackson. Seperti saat LvG mengasah bakat Xavi Henandez, Iniesta, Puyol, Toni Kroos dan Thomas Muller yang berhasil menjadi pemain kunci di timnya masing-masing. (Baca: Olahan The Red Devils Wine)

Bonus Tak Terduga

Mengakhiri musim seperti “biasa”, selalu diatas Tottenham. Errrr…

Itulah yang selalu dilakukan oleh Arsene Wenger sejak tahun pertama ditunjuk menjadi manajer Arsenal Football Club.

Musim ini Arsenal tampil bagus diawal hingga pertengahan musim. Masalah datang kala satu persatu anggota tim mengalami cedera. Sanchez, Welbeck, Chamberlain, Coquelin, dan paling terasa saat kehilangan Santi Cazorla untuk 21 pertandingan.

Meski sempat memimpin klasemen hingga pekan ke 22, Arsenal mulai babak belur di bulan januari dengan hanya meraih empat poin dari maksimum 12. Sebulan berikutnya, tepatnya akhir februari hingga maret The Gunners kembali hanya mengumpulkan 4 poin dari empat pertandingan sehingga tim lain mulai mengejar poin Arsenal.

Lima pertandingan terakhir tim gudang peluru bahkan sempat mencicipi peringkat 4 dan suporter mulai khawatir, bukan karena gagal juara namun khawatir finish di bawah Tottenham.

Arsenal mendapat hadiah kejutan pada pertandingan pekan 38 saat Newcastle behasil menhantam Spurs 5-1 meski telah dipastikan terdegradasi dan hanya bermain dengan 10 orang sejak menit ke 61. Arsenal pada kesempatan yang sama berhasil menang 4-0 lawan Aston Villa dan mengakhiri liga satu poin lebih baik dibanding Tottenham.

Dua Tahun Request

Berakhirnya musim 2015-16 juga menandai berakhirnya masa bakti Mikel Arteta, Mathieu Flamini, dan Tomas Rosicky. Ketiga pemain ini kontraknya tidak diperpanjang lagi oleh Arsenal karena alasan usia dan cedera.

Pensiunnya ketiga pemain ini sangat saya tunggu-tunggu karena Wenger tak lagi memiliki alasan untuk tidak memperkuat (mengupgrade) komposisi pemain tengah. Meski sempat mendatangkan Elneny di tengah musim, namun sektor gelandang adalah posisi yang paling mungkin diupgrade kualitasnya mengingat Coquelin tidak memiliki pengganti yang mumpuni.

Akhirnya pos yang seharusnya di-upgrade Wenger sejak dua musim lalu kualitasnya ditingkatkan juga. Tepat pada 25 Mei Arsenal secara resmi mengumumkan Granit Xhaka menjadi pemain pertama yang direkrut musim ini.

Sempat terkejut transfer Xhaka bisa selesai sebelum Mei usai. Umumnya Wenger merekrut pemain di awal Juli, Cech yang direkrut tanggal 29 juni adalah pembelian tercepatnya selama 20 tahun menukangi Arsenal.

xhaka compare all

Statistik Xhaka selama 4 musim bermain di Moenchengladbach dan rapor musim lalu

Xhaka adalah gelandang modern yang memiliki kemampuan membaca pertandingan “yang benar”, yaitu seorang gelandang yang bisa membaca permain baik dalam saat timnya diserang ataupun menyerang. Catatan intercept bolanya setara Coquelin (73 vs 76 kali) dan akurasi passingnya setara Ramsey (85% vs 86%).

Akurasi passing Xhaka memang lebih rendah dibanding Elneny, Coquelin atau Ramsey namuh hal ini terjadi karena Xhaka lebih sering melakukan operan ke pemain depan dibanding mengembalikan bola ke belakang. Hanya 30% dari total passing Xhaka yang mengarah ke pemain belakang berbanding Elneny, Coquelin dan Ramsey yang 37% total passing-nya kembali ke belakang. Distribusi operan Xhaka mirip Santi Cazorla yang hanya mengarahkan bola ke belakang 27% dari total passing-nya. Tak heran bila Ottmar Hitzfeld membandingkan kemampuannya dengan Sebastian Schweinsteiger.

Arsenal membutuhkan pengganti Arteta dan Flamini dan terpenting menjadi rekan yang sepadan bagi Coquelin. Musim ini Arsenal kehilangan Coquelin selama 10 pertandingan, jadi jangan pernah bilang “Coquelin tak perlu pengganti” atau berpedoman “no Police no party” (Police adalah julukan yang diberikan Henry untuk Coquelin). The Gunners juga menderita saat ditinggal Cazorla yang absen selama 22 pertandingan.

Dengan kedatangan pemain seharga £25 juta (plus £10 juta tergantung performa) Wenger bisa sempurna memainkan strategi bertahan dan menyerang. Xhaka dapat berduet dengan Cazorla bila Arsenal bertemu tim defensif untuk memaksimalkan aliran bola kedepan atau dipasangkan bersama Coquelin bila Wenger ingin menerapkan strategi lebih bertahan dan berhati-hati saat bertemu tim yang sangat offensif.

Stubborn (keras kepala) sudah menjadi julukan lain Arsene Wenger. Setelah dua musim Arsenal hanya mendatangkan pemain seperti Flamini atau Kallstrom, akhirnya Wenger yakin (sadar) perlunya meningkatkan kualitas pemain di posisi ini. Kini bila Wenger mau mendengar, Arsenal membutuhkan tambahan seorang striker berkualitas (wajib) dan seorang bek (kalau ada uang lebih). (woj)

 

 

 

Segeralah Dewasa Atau Tertinggal Kereta

jackwilshere1504

Come on son. Foto: Getty Images: David Price

Lihatlah umurmu sekarang.

Di usia 24 tahun Wilshere telah melewatkan lebih dari 120 pertandingan yang dijalani oleh Arsenal berbanding 100 pertandingan Liga Inggris yang dia ikuti semenjak 2009 bersama The Gunners. Angka 120 pertandingan bukan karena fit dan tidak diturunkan namun ini dihitung khusus hanya saat Jackie Wilshere mengalami cedera.

Usia 24 tahun adalah puncak kondisi fisik pemain sepak bola. Terutama di tim Arsenal, pada usia tersebut pemain “yang layak” sudah memperoleh satu tempat di tim utama. Bila tak kunjung juga mendapat tempat biasanya pemain mulai mencari tim yang bisa menerima kondisi pemain (baik skill atau cederanya).

Lama cedera Wilshere hanya “kalah” dari Abou Diaby yang absen selama 203 pertandingan (mungkin lebih karena ini dihitung dari musim 2009/10). Pemain Perancis ini akhirnya memutuskan untuk melanjutkan karir di klub lain musim panas lalu setelah menyelesaikan 10 musim bersama Arsenal dimana 5 musim terakhirnya tak pernah absen dari ruang pemulihan.

Tak peduli seberapa besar potensi yang dimiliki seorang pemain, bila tidak bisa digunakan (berguna) untuk tim maka pemain tersebut harus dilepas untuk digantikan pemain lain yang bisa berkontribusi bagi tim.

Wilshere vs Diaby Injury

Wilshere injury vs Diaby injury (belum termasuk retak fibula tahun 2015). Infografis: talkSport

Wilshere masih menyisakan dua tahun masa konraknya bersama Arsenal. Kelakuannya diluar lapangan membuat Wenger berfikir dua kali untuk memberinya kontrak baru meski pria dengan 28 caps bersama Timnas Inggris ini selalu mendapatkan mendapat respek suporter karena telah menjadi salah satu produk asli akademi Arsenal.

Wilshere diturunkan dalam pertandingan Arsenal U21 dan mengumpulkan 155 menit serta satu assist dalam dua pertandingan.

Wilshere mengatakan bahwa kondisi cederanya sudah pulih dan tidak merasakan sakit saat bermain. Dia menargetkan untuk dapat mencapai level match fitness dan bisa mengikuti sisa kompetisi Barclays Premiel League.

“I felt good. It is nice to be back at Emirates Stadium and play my first game. I know that I’m not there yet, not quite ready to play in the first team but it is another step closer to my fitness.

Sebelum kembali ke tim utama, Wilshere ditugaskan untuk membantu Arsenal U21 agar mendapatkan tiket promosi langsung ke Divisi Satu dengan mengalahkan West Bromwich Albion U21 di pertandingan terakhir Barclays U21 Premier League hari Senin (18/04).

Di liga, Arsenal menyisakan 4 pertandingan yang bisa menjadi “persiapan” Wilshere menghadapi musim depan yang dipastikan keras.

Saat ini saja lini tengah Arsenal diperebutkan 10 pemain. Di dua posisi yang biasa di isi oleh Wilshere, gelandang tengah (CMF) dan gelandang serang (AMF), terdapat Ramsey, Cazorla (bila tidak cedera), Ozil, Iwobi, Rosicky, dan Elneny. Pos Ozil hampir pasti tidak bisa diutak-atik sehinggahanya tersisa posisi CMF menemani Coquelin.

Bersamaan dengan berakhirnya kontrak Flamini, Rosicky dan Arteta akhir musim ini, Arsenal berencana mendatangkan Granit Xhaka dari Borussia Monchengladbach untuk memperkuat lini tengah. Sebagai bukti keseriusannya, Wenger sudah mengutus Steve Rowley yang menjabat sebagai Chief Scout untuk memantau langsung kemampuan Xhaka.

Zelalem yang semusim ini menimba ilmu bersama Glasgow Rangers rencananya akan diberi kesempatan di tim utama musim depan. Belum lagi Alex Iwobi yang mampu mencetak 2 gol dalam 2 kesempatan bermain sebagai starter mempersengit persaingan di sektor gelandang.

Hal “bagus” dari cedera retak tulang kering (fibula) yang dialami Wilshere adalah engkelnya bisa kembali pulih setelah hampir setahun tidak banyak diajak bekerja keras. Terakhir kali pria yang lahir dari keluarga fans West Ham United ini menderita cedera engkel pada periode November-Maret 2015 dan selama pemulihan fibulanya, tidak ada laporan Wilshere mengalami masalah dibagian engkelnya.

Lihatlah Coquelin yang seumuran denganmu (Wilshere, 24), Ramsey yang setahun lebih tua, Elneny yang setahun lebih muda, Granit Xhaka yang juga berusia 23 tahun, dan bandingkan denganmu. Sebagai bapak beranak dua, sudah seharusnya Wilshere berkontribusi bagi tim dan mengurangi kenakalannya. Make it or break it! (woj)

 

 

 

Dua dan Enam di Bulan November

 

caz

Salah, saya sungguh salah. Tiga pemain kembali namun tiga lainnya  pergi ke ruang perawatan.

Kembalinya Ramsey, Chamberlain dan Walcott ke lapangan awalnya saya pikir badai cedera Arsenal akan segera berakhir. Tetapi apa mau dikata, Sanchez dan Koscielny bahkan tidak bisa menyelesaikan pertandingan terakhir mereka.

Sanchez mengalami cedera hamstring akibat memaksakan diri mengejar bola di ujung lapangan.Cedera hamstring biasanya dialami oleh pemain yang kelebihan menit bermain. Tak ada pemain EPL yang memiliki akumulasi menit bermain leih banyak dibanding Sanchez. Saya sudah khawatir akan kondisinya saat menulis preview pertandingan minggu lalu. Beruntung bagi Kos yang mengalami cedera punggung dapat langsung kembali berlatih karena cederanya tidak serius.

Malang bagi Cazorla, meski tetap di lapangan hingga pertandingan berakhir, pemain berjuluk little magician ini didiagnosis mengalami cedera ligamen pada lututnya dan diperkirakan akan absen selama 3 hingga 4 bulan. Caquelin yang masih cedera dan Cazorla merupakan motor utama lini tengah The Gunners.

Dalam beberapa musim terakhir, Arsenal tidak memiliki pasangan gelandang sekomplit mereka. Coquelin memberikan stabilitas dan skill dalam duel perebutan bola yang menjadi landasan dalam tingkat ball possesion Arsenal selama ini. Terlihat dari rataan tekel rata-rata Arsenal sebesar 20 tekel per game dan menurun menjadi 16 dan 10 tekel dalam 2 pertandingan terakhir.

Infographic-Coquelin

Sedangkan Cazorla memberikan kemampuan menahan bola, skill melewati lawan dan kreatifitas dari posisi belakang belum terlihat efeknya karena minggu ini adalah pertama kalinya Arsenal bermain tanpa Cazorla musim ini. Pengaruh yang paling besar kemungkinan pada tingkat penguasaan bola. Pemain pengganti dituntut untuk mereplikasi duet utama atau setidaknya dapat menampilkan 90% dari yang ditampilkan oleh Coquelin dan Cazorla meski sebenarnya tidak ada pemain gelndang Arsenal yang mampu mendekati performa Coquelin yang berstatus sebagai gelandang bertahan terbaik di Premier League!

Kini hanya tersedia Flamini yang total tekel dan intersepnya kurang dari setengah catatan milik Coquelin. Memang tak bisa banyak yang bisa diharapkan dari pemain berusia 31 tahun di tahun terakhir kontraknya. Pilihan kedua adalah berjudi memainkan Chambers sebagai gelandang bertahan. Pemain 20 tahun ini sudah dicoba dimainkan di pertandingan U21 melawan Brighton & Hove Albion.

Beruntung bagi Wenger karena di posisi Cazorla ada Ramsey yang dulunya pernah menjadi pemain utama saat berduet dengan Mikel Arteta. Kemampuannya tekel dan tipikalnya sebagai box to box midfielder yang bertugas menahan serangan lawan sekaligus menjadi penghubung bek dan lini serang sebenarnya adalah paket two in one dari Coquelin dan Cazorla.

Permasalahannya adalah kurangnya kreatifitas yang dahulu dijalankan oleh Arteta. Tentunya kita tidak bisa menukar mata dan otak Flamini dengan visi permainan kepunyaan Arteta. Wenger akan dipusigkan dalam pemilihan partner yang tepat untuk Ramsey tanpa kehadiran Arteta dan Rosicky di tempat latihan. Oopsss I did it again

Arsenal sudah kehilangan 7 poin dan kita tentu tak berharap lebih banyak poin menguap. Bulan November juga Arsenal mengumpulkan lebih banyak pemain cedera (6) dibanding jumlah poin (2).  Tak terlalu kaget, namun kecewa dengan hasil buruk berulang di bulan yang sama tanpa ada pebaikan berarti. Perbaikan yang saya maksud adalah hasil 2 kali lipat dari rata-rata normal bukan hasil 2 poin yang hanya lebih baik 0,4 poin di atas rata-rata.

Mengingat sebentar lagi januari, tak ada salahnya bila Wenger mempertimbangkan untuk mulai mencari pemain baru. Saat ini Arsenal memiliki Ramsey, Wilshere, Cazorla, Ozil, Rosicky, Arteta dan Flamini, 7 pemain untuk tiga pos gelandang yang bial kesemuanya fit, Wenger pasti pusing juga memilih siapa yang bermain. Tiga pemain terakhir kontraknya akan berakhir musim ini sehingga alasan ada pemain yang unhappy bisa disingkirkan.

Sejauh ini Wenger masih menutup rapat soal rencana pembelian pemain dengan jawaban klise “I don’t know” di akhir sesi wawancara sebelum melawan Sunderland (4/12).

Namun sesuai yang saya pernah katakan jauh hari dan dengan penyebab yang “kebetulan” sama, Wenger dipaksa untuk membeli pemain baru di posisi gelandang bertahan. Ada Joshua Guilavogui (Wolfsburg) yang kontraknya berakhir musim ini atau Maxime Gonalons (Lyon) yang klubnya menjadi juru kunci grup H Liga Champion. Guilavogui memiliki tekel dan intersep lumayan, meski tak jarang melakukan pelanggaran yang tak perlu. Sedangkan Gonalons, saya memimpikannya bermain untuk Arsenal, sudah cukup kerja kerasnya bersama Lyon yang sejauh ini kesulitan bersaing dengan PSG. “I don’t know”. (woj)

 

Olahan The Red Devil’s “Wine”

GettyImages-491299726

Dear MY,

Sudah 2 musim dan berjalan musim ke tiga Manchester United belum juga membuka tutup Champagne sebagai tanda perayaan sebuah gelar. Dan penantian anak-anak generasi Z akan berlangsung lebih lama dari yang pernah mereka rasakan.

Untuk diingat kembali, satu-satunya gelar yang diraih The Red Devils selepas era Ferguson adalah “piring” Community Shield pada awal musim 2013 bersama David Moyes. Pada era Ferguson, penantian yang berujung gelar terlama adalah 4 tahun yang hanya pernah “dibaca” oleh bapak-bapak generasi X karena disaat itu belum ada siaran langsung Liga Inggis (siaran pertama oleh SCTV tahun 1992).

Dalam 3 musim berjalan ini, Man Utd telah berganti pelatih sebanyak tiga kali (termasuk Giggs). David Moyes yang ditunjuk sebagai “The Chosen One” kurang bisa memenuhi ekspektasi suporter, Giggs pun tidak mampu mengerek MU dari peringkat 7 dalam 4 pertandingan tersisa.

Musim lalu van Gaal mampu membawa timnya ke zona Champion dengan tambahan 6 poin dibanding musim sebelumnya. Hasil akir musim pertama ini tak jauh beda dengan data statistik yang menunjukkan van Gaal 10-20% lebih baik dibanding Moyes.

Untungnya perbaikan skuad asuhan van Gaal menunjukkan hasil positif. Dalam 10 pertandingan awal, Wayne Rooney dan kawan-kawan berhasil mengumpulkan 7 poin lebih banyak dibandig musil lalu. Namun cukupkah raihan ini untuk mengantarkan MU juara?

Disaat MU mengalami peningkatan, jangan lupa juga bahwa pesaing mereka telah memperkuat diri. Man City dan Arsenal masing-masing sudah meningkat 2 dan 5 poin dbanding musim lalu. Bisa diartikan peningkatan 7 poin masih sangat jauh dari kebutuhan +17-18 poin untuk modal persaingan juara bila para rival sudah menaikan standar poin minimal untuk berpartisispasi dalam kompetisi paling ketat didunia ini.

Berbicara soal klub tak bisa dilepaskan dari siapa manajernya karena sosok ini yang paling berpengaruh dalam membawa kemajuan klub. Van Gaal dikenal sebagai pelatih bermodal disiplin tinggi terutama dalam sistem permainan. Tidak ada kata “reaktif” dalam buku strategi LvG, tim lawanlah yang dipaksa menyesuaiakan dengan taktik timnya.

Stategi possesion football mengakomodasi filosofi LvG karena membuat lawan lebih banyak menonton MU menguasai bola. Namun akan berakhir bencana bila tim lawan memberontak dan lebih aktif serta efisien saat menguasai bola meski dengan penguasaan bola yang lebih sedikit.

Garis pertahahan Man Utd.

Garis pertahahan Man Utd.

Bisa dilihat bagaimana Man Utd kalah dari Swansea, PSV, dan Arsenal. Ketiga klub ini hanya menguasai bola 35% namun mampu menciptakan peluang berbahaya yang sama banyaknya dengan Man Utd. Garis pertahanan yang tinggi untuk mendukung penerapan possesioan football membuat lini belakang terekspos dan rentan diserang balik. Terlebih lagi Van Gaal mengistruksikan bek sayap melakukan penetrasi jauh hingga ke depan.

Kekakuan stategi van Gaal tercermin dari komentarnya seusai pertandingan dimana setengah dari pemain starter lawan Arsenal tidak bermain sesuai skema awal yang telah disepakati.

“No, because it was not only one player, then I could have taken action, But it was more than half of my team, I think, that weren’t doing what we agreed in our game plan.” – Van Gaal

Bukankan ini berarti dia tidak memiliki persiapan manakala skenario tidak berjalan sesuai rencana? Ketidakmampuannya mengelola pemberontakan tim lawan sama dengan metodenya totaliter dalam melatih dan menjalankan tim. Tidak ada plan B, apalagi plan C a.k.a creativity dari pemain hingga Paul Scholes pun tak berminat bermain dibawah arahan LvG.

“There’s a lack of creativity and risk. It seems he (Van Gaal) doesn’t want players to beat men and it’s probably not a team I’d have enjoyed playing in.” – Paul Scholes

Meski begitu Scholes percaya sistem permaianan terorganisisr yang dijalankan Van Gaal bisa menjadi dasar menyatukan muka-muka baru. Menurut Scholes, menciptakan kreatifitas dan produktifitas tim adalah hal yang tersulit dilakukan oleh seorang pelatih.

Dua musim pertama Van Gaal adalah masa tersuksesnya menangani sebuah klub. Van Gaal selalu berhenti pada akhir kontak tahun ketiganya karena penurunan performa seperti yang terjadi saat di Barcelona (1997-2000) dan Bayern Munich (2009-2012). Hanya bersama AZ Alkmaar, klub terakhirnya sebagai pemain ini berhasil dihantarkan meraih gelar juara Eredivisie 2008/09.

Kelebihan dari van Gaal adalah kepercayaannnya memainkan pemain muda. LvG percaya pada bakat-bakat muda akademi Man Utd seperti Jesse Lingard, James Wilson dan Patrick McNair. Keyakinannya saat memberikan Martial yang masih hijau sempat ditertawakan oleh banyak orang, namun striker muda Perancis ini menjawabnya lewat 3 gol dalam 6 penampilan.

Seperti peran LvG di klub-klub sebelumnya, dia diproyeksikan memberikan dasar untuk Man Utd kedepannya. Lihat bagaimana hebatnya Barcelona dan Bayern Munich selepas kepergian LvG. Jangan lupa bahwa meneer Belanda juga yang memberi kepercayaan pada Xavi Henandez, Iniesta, Puyol, Toni Kroos dan Thomas Muller sehingga menjadi pemain bintang. Dalam 3 tahun kontraknya bersama Man Utd diharapkan Van Gaal mampu menciptakan keajaiban sama seperti yang terjadi pada proses fermentasi Champagne hingga sering disebut The Devil’s Wine.

Manchester United tertolong oleh jumlah kebobolan yang terpangkas hampir 50% dari musim lalu, The Red Devils mampu menghasilkan kemenangan lebih banyak dengan gol memasukkan yang lebih sedikit.

Rataan penguasaan bola hampir 60% dan akurasi operan 85% tiap pertandinggan membuktikan gelandang MU tak kalah bagusnya dengan para defender. Bola mengalir lancar untuk didistribusikan menjadi serangan menghasilkan 10 tembakan per pertandingan.

Lain halnya dengan lini depan, masalah yang belum terselesaikan sejak van Gaal menjabat. Kehilangan striker sekelas Van Persie secara konsistensi belum bisa digantikan oleh Martial atau Depay. Terlihat dari capaian gol Man Utd yang menurun dibanding 10 pertandingan awal musim lalu. Enam dari 10 pertandingan musim ini Man Utd hanya menciptakan 3 gol.

WayneRooney

Performa Wayne Rooney di lini depan kian menurun tiap musimnya. Senioritas, jabatan sebagai kapten tim dan pergeseran posisi dipercaya membuat dia kurang fokus dalam membobol gawang lawan. Bila dulu Rooney digeser sebagai second striker hingga kehilangan insting membunuhnya, kini dia bermain lebih kebelakang dan diberikan tanggung jawab bertahan saat tim kehilangan bola.

Gaya permainan Man Utd yang cenderung lambat dan striker utama kurang berpengalaman untuk ukuran EPL masih akan terus menjadi permasalah utama produktivitas tim hingga akhir musim nanti. Kecuali bila LvG memutuskan membeli pemain baru di bursa transfer Januari. Permasalahannya adalah tidak ada striker top yang tersedia di bursa transfer terutama menjelang bergulirnya Piala Eropa. Pemain mana yang mau kemapanannya terusik yang bisa menganggu peluang tampil memeperkuat tim nasional masing-masing.

Melihat kondisi liga yang susah diprediksi, Chelsea yang mantan juara terjerembab di papan bawah klasemen, West Ham yang mampu menghancurkan klub-klub papan atas serta konsistensi permainan Leichester, Alex Ferguson menilai Man Utd masih tetap berpeluang meraih gelar juara. Bila syarat Man Utd bisa tetap di papan atas saat Natal, maka peluang juara akan cukup besar. Namun Fergie juga sadar bahwa menyatukan setengah lusin pemain baru bukanlah pekerjaan mudah. Dalam 1,5 tahun, anggur-anggur yang diolah baru ditahap memunculkan citarasanya namun belum bisa dinikmati. Pada tahap ini gambaran hasil akhir mulai terlihat.

Kegagalan Man Utd mengalahkan dua rival utamanya, Man City dan Arsenal, akan sangat berpengaruh di klasemen. Saya perkirakan, komposisi akhir persaingan juara tidak jauh berbeda dari kondisi saat ini dan kemungkinan akan berujung dengan selisih poin yang sangat ketat.

Sepertinya botol Champagne United belum bisa dinikmati dalam waktu dekat. Agar sempurna, butuh waktu tiga tahun untuk memfermentasikan anggur, mengeluarkan rasanya serta menghasilkan jumlah gelembung yang tepat. Van Gaal ditugaskan untuk memilih dan mengolah anggur yang tepat sebelum disajikan sebagai Champagne dengan “crown” cap. Hanya anggur-anggur terbaik yang akan dinamai sesuai tahunnya. (woj)

Pembelian Dua Belas Poin

Hello. Foto: Michael Regan.

Hello.
Foto: Michael Regan.

Awal musim ini Arsenal baru mencatatkan dua gol (sekarang tiga) dalam 4 pertandingan adalah kemunduran dibanding musim lalu yang memiliki rataan 1.8 gol/game. Namun bila dilihat dari jumlah tembakan tidak ada yang salah. Lebih dari 20 shoot/game dengan akurasi 6 shoot/game.

Tentu saja kita tidak bisa beralasan kurang beruntung dan sebagainya. Bila pertahanan lawan bermain lebih bagus berarti kita bermain lebih buruk, simpelnya seperti itu. Dengan rataan jumlah tembakan/game sebanyak itu bisa dikatakan serangan Arsenal sudah mengalir dengan lancar. Apa yang salah?

Ujung tombak pasti paling dipersalahkan bila gol masih minim. Giroud, Sanchez dan Ramsey adalah kontributor utama tembakan ke gawang. Sanchez bisa beralasan belum fit 100%, Ramsey belum menemukan akurasinya sejak (mamakai sepatu “keseimbangan baru”) musim lalu, dan Giroud seperti kita tahu gol semusim paling banyak 16 gol (musim lalu 14). Jangan berharap lebih pada Giroud untuk mencetak gol tiap pertandingan karena bisa mencetak 1 gol tiap 2 pertandingan itu sudah merupakan peningkatan. Disini terlihat Arsenal kekurangan kualitas.

Arsenal sebenarnya memiliki solusi internal untuk meningkatkan jumlah gol tanpa membeli pemain. Walcott yang jarang diturunkan memiliki potensi menambah jumlah gol Arsenal. Hanya saja Wenger dalam beberapa pertandingan lebih suka memainkan Ramsey lebih melebar. The Welshman yang sering kehilangan bola sangat rawan bila ditempatkan di depan bek sehingga Wenger memilih cara aman dengan menempatkannya lebih ke depan.

Keseimbangan memakan gol

AR heat map

Heat map Ramsey yang cenderung ke tengah dibanding menyisisr sisi lapangan

Saya memahami, Wenger menempatkan Ramsey lebih ke depan tak lain demi keseimbangan tim. Ramsey di posisi Walcott membuat Arsenal bermain dengan lima pemain gelandang, 3 tipe perebut bola (Sanchez, Ramsey, dan Coquelin) serta dua gelandang pengatur (Cazorla dan Ozil). Saat Walcott ditempatkan sebegai penyerang tengah, dia kurang memberikan fleksibilitas seperti yang dimiliki Giroud. Wenger menggunakan Giroud baik dalam posisi menyerang ataupun bertahan (corner dan free kick) yang menjadi alasan pemain Perancis ini lebih sering dimainkan.

Sayangnya Ramsey masih belum bisa menempatkan diri sebagai pemain sayap. Entah karena insting bermainnya atau memang Wenger yang mengistruksikannya untuk bergerak ke dalam daripada terus menyisir sisi lapangan. Wenger berusaha mengulang capaian Ramsey musim 2013/14 yang secara mengejutkan golnya melonjak 1000% dari hanya 1 gol di musim sebelumnya.

Bursa transfer telah ditutup dan Arsenal tidak membeli striker baru . Kondisi lapangan memang memaksa demikian, tidak ada striker top yang tersedia di pasar. Benzema dan Cavani, dua striker yang paling dekat dengan Arsenal dinyatakan tidak dijual. Selain mereka adalah penghuni starting line-up, Madrid dan PSG merasa kesulitan mencari pengganti yang sepadan karena benar-benar tidak ada striker yang tersedia untuk dijual.

Walcott bisa dimanfaatkan bila lawan memberikan ruang yang cukup antara pemain bertahan lawan dan gawang. Kecepatan yang menjadi keunggulannya bisa digunakan untuk meneksploitasi lawan, kecepatannya juga membuat dia mudah mengirimkan umpan untuk Giroud. Namun Walcott tidak bisa dimainkan setiap minggu karena lawan memiliki gaya bertahan yang berbeda-beda.

Di tempatkan sebagai penyerang utama dan kondisi lawan yang rapat dengan gawang adalah musuh besarnya seperti yang terjadi saat melawan Newcastle dimana The Magpies bertahan total setelah Mitrovic di kartu merah wasit. Walcott menyimpan potensi mencetak lebih dari 10 gol karena dimusim 2012/13 dia mencatat 14 gol di EPL, setara dengan jumlah gol Giroud musim lalu.

Pada pertandingan lawan Newcastle terlihat seperti hipotesis saya salah, namun pergerakan agresif Chamberlain disisi kanan berhasil membuat Coloccini melakukan gol bunuh diri dibandingakan Ramsey yang mengandalkan wall pass melalui Giroud. Konsep yang sama bisa diaplikasikan pada Walcott.

Saves

Satu-satunya upgrade untuk first team adalah datangnya Petr Cech. Beruntung bagi Arsenal mendapatkan kiper sekaliber dirinya. Bila bukan karena dia ingin tetap tinggal di dalam kota karena alasan keluarga, bukan mustahil Cech akan menempuh perjalanan bolak-balik London-Paris tiap minggu. Juga karena Abramovic yang telah berjanji pada Cech bila tidak mendapatkan tempat di tim utama maka Cech bebas pergi ke tim manapun yang dia mau, bahkan seorang Mourinho sekalipun tak mampu melawan tuannya dan harus pasrah melepas Cech memperkuat rival Londonnya.

Meski sempat melakukan blunder pada gol pertama West Ham, kiper Timnas Rep. Ceko ini tampil semakin baik tiap pertandingannya. John Terry sempat berujar bahwa datangnya Cech akan menyelamatkan setidaknya 12 poin yang sering hilang karena kualitas penjaga gawang. Okelah kalau Cech sudah menghilangkan 3 poin saat lawan The Hammers, dalam dua pertandingan berikutnya Cech telah melakukan 11 penyelamatan. Plus 2 poin untuk lawan Crystal Palace dan plus 1 poin yang berhasil diselamatkan saat bertemu Liverpool, bisa dikatakan Cech telah membayar lunas kesalahannya.

Tak perlu kaget bila nantinya Arsenal tidak banyak mencetak gol karena pendekatan baru yang diterapkan Wenger. Juga tak perlu khawatir karena The Gunners masih bisa terus mendulang poin karena dengan “keseimbangan” ini membuat Arsenal lebih sedikit kebobolan. Wenger tak ingin Arsenal kehilangan poin saat bertemu Stoke City, Southampton, dan Swansea (2 kali) seperti musim lalu. (woj)

 


Sebagian dari tulisan ini pernah dimuat di Tabloid BOLA edisi 2.629 tanggal 27 Agustus-2 September 2015

Hello Reader Fellas

image

We meet again….

Beberapa bulan ini (hampir 1 tahun) tidak ada bacaan di halaman blog. Lama saya menghilang, tanpa tulisan tanpa posting-an bahkan untuk twit-pun lama tidak saya update sebelum akhir-akhir ini beberapa kali mulai muncul kicauan di akun twitter.

Beberapa rekan penulis dan pembaca menanyakan, kamu kemana, udah bosen nulis, atau dulu cuma sekedar gaya-gayaan?

Sebelumnya maaf bagi pengunjung setia atau orang-orang yang tidak sengaja mampir ke blog ini gara-gara top search Google untuk pencarian pemain Arsenal ada di halaman depan. Namun saat masuk harus kecewa karena yang ada hanya data EPL musim 13/14 dan awal 14/15.

Setelah booming Live Blog: Berita Transfer Pemain Arsenal yang lalu, saya masih merasakan euforia mendapatkan lebih dari 10.000 view sebulan. Saya merasa sudah di puncak dan tidak berusaha untuk lebih lagi. Selain kesibukan menyelesaikan skripsi, EO konser, dan pekerjaan baru juga banyak menyita waktu saya. Bagaimanapun juga seharusnya saya tidak menyia-nyiakan efek boom tadi. Pfff…

Tapi yasudahlah, sudah lewat masa euforia berlebih itu dan kini saya sudah mulai settle ditempat baru. Bekerja di Ibukota negara yang  padat dan terasa menghabiskan umur kita lebih cepat, nyatanya saya merasa biasa saja. Jakarta tidak jauh beda dengan kota kelahiran saya karena sebelumnya sudah terbiasa dengan ritme kerja yang cepat dan taktis.

Kewarasan kita lebih diuji saat melawan rutinitas, kegitan sama yang berulang tiap hari, tiap pekan. Teringat dengan perkataan seseorang yang mengatakan: “Di Line kita cuma bahas bagaimana kerjaan hari ini”. Namun rutinitas juga yang membawa saya bisa kembali menulis karena saya tahu dimana ada celah waktu, dan obrolan tadi membangunkan saya untuk kembali menjalani kesukaan saya. Saat saya menyelipkan sesuatu di antara rutinitas harian, sesuatu yang bersifat tidak rutin, hidup secara overall berubah menjadi bukan rutinitas lagi.

Dalam beberapa hari kedepan akan ada beberapa tulisan yang sudah lama mengendap di otak dan butuh di masturbasi agar otak nggak kepenuhan.

Sekian salam musim baru saya, kiranya teman-teman yang sudah lama kekurangan bacaan bisa menikmati tulisan-tulisan saya selanjutnya. (woj)

Selamat datang ketidakrutinan yang dicintai, hidup adalah kerumitan yang harus dinikmati ditiap simpulnya. – @wojcah

Sepuluh Pertandingan, Sprint or Racewalking

Run Gunners... Run!

Run Gunners… Run!

Oleh Shenley Ground

Sprint atau lari jarak pendek adalah lari yang menempuh jarak antara 50 m sampai dengan jarak 400 m, oleh karena itu kebutuhan utama untuk lari jarak pendek adalah kecepatan. Kecepatan dalam lari jarak pendek adalah hasil kontraksi yang kuat dan cepat dari otot-otot yang diubah menjadi gerakan halus lancar dan efisien dan sangat dibutuhkan bagi pelari untuk mendapatkan kecepatan yang tinggi (IAAF, 2001).

Dalam 10 pertandingan EPL yang tersisa saya analogikan Arsenal berpartisipasi dalam turnamen lari jarak pendek kategori 100 m di mana Arsenal sudah absen dalam dua musim sebelumnya. Nomor lari 100 m merupakan gelar prestisius yang selalu menjadi incaran atlit atletik dari olimpiade hingga kejuaraan regional dibawahnya.

Angka 100 meter adalah 10 pertandingan tersisa menuju gelar juara EPL. Dengan sisa sepuluh pertandingan apa yang bisa dilakukan.

Setelah pekan ke 28, Arsenal berada di posisi ke tiga dengan raihan 59 poin, sama dengan Liverpool namun tertinggal 14 gol. Chelsea dengan 63 poin telah berhasil naik dua peringkat dihitung sejak akhir Desember (pekan ke 19). Chelsea unggul berkat raihan 26 poin berbanding 20 dari yang dikumpulkan Arsenal pada periode yang sama.

Saya sendiri pernah mengatakan (13/02) kalau takdir Arsenal tidak ditangan sendiri bila selisih poin dengan peringkat pertama lebih dari 3 poin. Dengan sisa masing-masing sekali bertemu dengan Chelsea dan Man City, tiga poin dari mereka hanya bisa mendekatkan jarak menjadi 1 poin.

Tapi mau bagaimana lagi, tujuh poin sudah terlanjur “terbuang” saat ditahan imbang Everton dan Southampton serta kalah lawan Stoke City, pertandingan yang seharusnya bisa kita menangkan. Suporter mulai panik karena gelar juara (EPL) yang ditunggu hampir 10 musim sepertinya mulai menjauh.

Awas

Bila statistik menunjukkan Arsenal selalu sukses meraih banyak poin di bulan Maret, April dan Mei dengan presentase kemenangan 58%, namun untuk tahun ini butuh usaha ekstra untuk mengulang catatn tersebut..

Kenapa? karena ada pergeseran lawan yang akan dihadapi. Dalam sejarahnya Arsenal sering banyak kehilangan poin di bulan Januari yang disebabkan Arsenal bertemu dengan beberapa klub top four sekaligus. Bila musim 11/12 Arsenal bertemu Man Utd dan secara mengejutkan kalah melawan Fulham serta Swansea, sedangkan di Januari musim lalu Arsenal berhadapan dengan Chelsea dan Man Cityyang berakhir dengan kekalahan.

Rataan poin Arsenal per bulan di bawah Arsene Wenger. Sumber: Arsenal.com

Rataan poin Arsenal per bulan di bawah Arsene Wenger. Sumber: Arsenal.com

Pada musim ini “rombongan” batu sandungan bergeser ke bulan Maret. Ada Chelsea, Man City dan Spurs yang saya kategorikan awas sesuai level tertinggi bencana menurut BNPB.

Belum menghadapi rombongan itupun, Arsenal yang sudah tertinggal 1 poin dari Chelsea, harus kehilangan 3 poin penting saat bertemu Stoke City menjadikan selisih melebar menjadi 4 poin. Hasil negatif tersebut juga langsung menghilangkan keoptimisan saya dibanding saat baru tertinggal 1 poin dari Chelsea. Saya masih berpikir (sangat) positif meski gagal mendapat dua poin tambahan dari Man Utd.

Rival London utara akan menjadi lawan pertama Arsenal pada 16 Maret. Tujuh hari kemudian hanya dalam 8 hari Arsenal bertemu Chelsea, Man City dengan diselingi Swansea City menjadi rally keempat dan terakhir dimusim ini karena pertandingan setelahnya selalu berjarak satu pekan (kecuali bila lolos FA Cup/ UCL).

Hambatan Arsenal juga datang dari internal tim. Ramsey dan Kallstrom belum bisa bermain setidaknya hingga pasca London Derby. Menyusul mereka ada Jack Wilshere yang cedera saat membela timnas Inggris dan Mezut Ozil saat melawan Munchen. Kierran Gibbs kembali berhadapan dengan kebugarannya yang naik turun sejak awal karir sepakbolanya. Sedangkan di lini depan Arsenal sudah kehilangan Walcott hingga akhir musim.

Ozil dan Wilshere sudah dipastikan tidak akan memperkuat The Gunners saat berhadapan dengan Spurs, Chelsea, dan Man City. Sedangkan kembalinya Ramsey dan masuknya Kallstrom diharapkan tepat waktu untuk menambah kreatifitas serangan yang berkurang karena cederanya dua kreator lini tengah Arsenal. Vermaelen yang bisa dimainkan di segala posisi pertahanan  selain sebagai back up Gibbs juga diharapkan bisa mempertebal mental pemain Arsenal.

Fase 40 meter (dalam IAAF 2001 hanya 30 meter) adalah tahapan akselerasi Arsenal sebagai suatu indikator yang kritis dari kualitas tahap lari akselerasi dan dapat (kadang-kadang) digunakan sebagai suatu alat duga untuk prestasi keseluruhan. Memperpanjang gerak akselerasi dari perlombaan telah dikenal sebagai daerah  penting untuk memperbaiki prestasi dari atlet kelas dunia dibandingkan dengan prestasi atlet sebelumnya (IAAF, 2001: 33).

Untuk “40 meter” pertama tersebut (melihat kondisi skuad yang ada) saya berharap Arsenal bisa meraih setidaknya 8 poin, itupun hanya bisa menahan posisi Arsenal tidak melorot. Agar tetap di jalur  juara, Arsenal harus meraih minimal 10 poin dan WAJIB menang lawan Chelsea serta Man City.

Siaga

Di fase ini Arsenal akan bertemu dengan tim yang secara kualitas dibawah Arsenal, namun The Gunners harus tetap siaga agar tidak terpeleset setelah (berhasil) melewati 40 meter pertama.

Dalam olahraga sprint, lintasan setelah 40 meter hingga 80 meter adalah saat pelari (klub) mempertahankan kecepatan yang telah dicapai setelah fase akselerasi sebelumnya.

Lawan yang dihadapi Arsenal adalah klub papan tengah namun memiliki potensi menimbulkan masalah. Ada Everton (A), Hull City (A), West Ham (H), Newcastle (H), dan diselingi pertandingan semifinal FA Cup melawan Wigan.

Kabar baiknya Ozil dan Wilshere dijadwalkan sudah bisa bermain sejak pertandingan melawan Wigan sehingga kekuatan Arsenal bertambah saat melawan Hull, Wesh Ham, dan Newcastle.

Sudah merupakan kewajiban Arsenal meraih poin sempurna (12) dalam empat pertandingan di fase ini bila masih ingin juara. Juga sebuah kewajiban untuk mencapai poin penuh untuk mempertahankan posisi misalkan Arsenal gagal pada fase sebelumnya.

Waspada

Untuk 20 meter terakhir Arsenal akan menghadapi dua tim papan bawah, West Brom (H) dan Norwich (A). 20 meter terakhir ini juga termasuk dalam fase speed maintenance dari tahapan sebelumnya. Bagaimanapun juga Arsenal harus mempertahankan capaian sempurna hingga akhir finis untuk dapat mempertahankan posisinya dibarisan.

Level bahaya sudah menurun ke tingkat waspada karena kualitas lawan dihadapi. Bila meremehkan lawan, jangankan finis di peringkat atas, malahan Arsenal bisa terjelgal karena kurang waspada.

Sulit untuk memprediksi secara tepat posisi akhir Arsenal di klasemen mengingat ketatnya selisih waktu (poin) antar pesaing.

Performa Arsenal dalam 10 pertandingan terakhir EPL. Sumber: Arsenal.com

Performa Arsenal dalam 10 pertandingan terakhir EPL. Sumber: Arsenal.com

Kembali lagi ke atas, empat pertandingan pertama Arsenal disisa 10 pertandingan ini adalah bagian yang paling menentukan. Ada tiga kemungkinan yang bisa terjadi. Arsenal naik, Arsenal tetap, dan (semoga tidak) Arsenal turun dari posisinya saat ini (peringkat 3, minus 4 poin (positif)) karena Arsenal secara langsung akan bertemu dengan pesaing juara.

Chelsea selain diatas angin karena selisih poin yang dimiliki juga tinggal menyisakan lawan Liverpool sebagai pertandingan yang diatas kertas bisa memberi sandungan. Hambatan lain untuk Chelsea bisa menjadi juara BPL adalah terpecahnya konsentrasi mereka bila lolos ke fase selanjutnya di kompetisi Eropa.

Man City dan Liverpool keduanya tidak lagi mengikuti turnamen di luar Liga Inggris. Mereka akan saling bertemu di pekan ke 34 dan masing-masing menghadapi Man Utd di pekan ke 32 (Man City) dan ke 30 (Liverpool). Dari sisi hambatan yang tersisa, kedua tim ini cukup seimbang dengan Arsenal.

Arsenal dalam sejarahnya hanya sekali mampu menyapu bersih sisa 10 laga dengan kemenangan dimana hal itu terjadi 12 tahun lalu (2001/02). Catatn kedua terbaik adalah 26 poin dari 10 pertandingan pada musim kemarin. 20,9 adalah rataan poin yang diraih Arsenal dalam sisa 10 laga saat dilatih Wenger.

Dari data performa Arsenal, raihan di bawah 18 poin akan berakibat Arsenal turun peringkat. Sedangkan 20- 26 poin akan bisa menaikan posisi Arsenal diakhir klasemen sebanyak 1 tangga. Untuk juara, dibutuhkan lebih dari 27 poin plus faktor keberuntungan agar dapat mengantarkan The Gunners di posisi puncak klasemen Liga Inggris.

Pilihan kedua bila Arsenal tidak kuat mengikuti sprint adalah dengan racewalking atau jalan cepat. Jalan cepat adalah gerak maju dengan melangkah tanpa adanya hubungan terputus dengan tanah – menjalani kompetisi dengan secara konsisten meraih poin untuk mempertahankan peringkat klasemen.

Entah kebetulan atau tidak, Arsenal mengikuti “turnamen sprint” ini tiap tiga tahun sekali (musim 2004/05, 2007/08, 2010/11, dan 2013/14). Semoga setelah musim ini Arsenal dapat terus mampu mengikuti turnamen paling favorit dikelas lari ini. (woj)

Lebih Dalam Tentang Kontrak Arsenal-PUMA Senilai 4 Kali Nike

zp_465220865DP011_Arsenal_anno_3541

Arsenal secara resmi mengumumkan kerjasama dengan apparel Jerman, PUMA pada 27 Januari 2014. Kontrak kerjasama ini sudah digosipkan sejak Mei 2013 dan baru sekarang Arsenal mengumumkan kesepakatan menjelang berakhirnya kontrak dengan Nike.

Kontrak kerjasama dengan PUMA akan efektif belaku mulai 1 Juli 2014. PUMA akan menyuplai jersey pertandingan dan latihan untuk Arsenal paling tidak hingga 5 tahun kedepan (2019). Kontrak senilai £ 150 juta ini merupakan nominal kontrak terbesar baik bagi Arsenal ataupun PUMA.

Besaran kontrak £ 150 juta ini sedikit lebih kecil dari perkiraan awal tahun lalu sebesar £ 170 juta. Namun kontrak ini tetaplah menjadi kontrak netto (bersih) yang terbesar bagi klub Inggris. Saat ini Man Utd-Nike masih menjadi yang terbesar dengan £ 25,4 juta/ musim hingga 2015 dan Liverpool-Warrior sebesar £ 25 juta/ musim hingga 2015.

Pada 2015 nanti Nike berencana untuk menaikan kontrak Man Utd menjadi £ 76,9 juta, kecuali bila performa Utd seperti musim ini, rencana kemungkinan besar batal.

Di level Eropa (setelah Juli 2014) kontrak Real Madrid-Adidas masih jadi yang tertinggi dengan £31 juta/ musim, Arsenal (£30 juta) ada di peringkat kedua dan disusul Barcelona-Nike (£27 juta) di peringkat ketiga (tabel 1).

Kit deal graph

Tabel 1. Perbandingan besaran kontrak aparel klub Eropa

Nike sebenarnya memiliki klausul sebagai kit supplier pertama yang bernegosiasi untuk perpanjangan kontrak tetapi mereka memutuskan untuk tidak melanjutkan kerjasama karena diyakini lebih memilih berkonsentrasi (menyimpan dana) demi menaikkan nilai kontrak dengan Man Utd.

Setelah Nike memutuskan untuk tidak melanjutkan kerjasama maka muncul spekulasi Adidas akan kembali mensponsori Arsenal. Selain Adidas juga ada Warrior yang mengajukan penawaran kerjasama. Namun PUMA muncul dan mengajukan kontrak kerjasama yang nilanya tidak mampu disamai oleh para pesaing.

Kejadian ini mengingatkan kita akan rivalitas antara Adidas dengan PUMA yang sebenarnya berasal dari leluhur yang sama. Adidas didirikan oleh Adolf dan Rudolf Dassler, kemudian Rudolf Dassler berpisah dan mendirikan PUMA. Persaingan mereka dalam memperebutkan atlit atau klub sebagai brand ambassador sudah dimulai sejak 1960.

Puma memilih Arsenal karena di liga terbaik (EPL) ini mereka tidak memiki tim unggulan untuk disponsori. Hanya tersisa Newcastle dan Cardiff City. Untuk level Eropa mereka memiliki Borussia Dortmund dan Italia di level Internasional.

CEO baru PUMA, Bjoern Gulden melakukan langkah ekapansif untuk medekatkat selisih pemasaran PUMA dengan Adidas dan Nike yang menguasai pasar. Pada 2012, Puma hanya memiliki pangsa pasar 8% jauh dibanding Adidas 38% dan Nike 36%.

Puma memiliki pasar yang sangat kuat di wilayah Afrika dengan banyaknya timnas dan klub Afrika yang mereka sponsori. Arsenal juga memiliki fan base yang besar di Afrika (Nigeria dan Pantai Gading). Kedua hal ini sejalan dengan strategi pengembangan Puma (maupun Arsenal) yang mengincar Afrika dan Timur Tengah sebagai target pasar utama mereka (kalau saya, kenapa tidak Asia yang lebih besar dalam populasi dan finansial).

Football-kit-brand-worth-2012

Dari sisi suporter terutama para pecinta jersey, di Indonesia produk Puma untuk jaringan penjualan belum sekuat Adidas, apalagi Nike. Kebanyakan mereka masih mengikut jaringan penjualan salah satu toko olahraga (PT MAP). Dari segi harga, harga jual Nike-PUMA masih sebelas-duabelas. Sebagai perbandingan home jersey 2013/2014 Newcastle Utd (Puma) dijual £ 54,99 (musim lalu hanya £ 49,99) sedangkan jersey Arsenal (Nike) £ 50. Yang aneh adalah jersey PUMA Borrusia Dortmund hanya dijual $ 80 atau bila dikurskan ke poundsterling hanya £ 48,46 dan Cardif City (Puma) hanya dijual £ 42 saja. Ini Newcastle tim apaan, jerseynya bisa paling mahal (sebelum diskon). Perkiraan harga di Indonesia sepertinya masih akan selevel dengan Nike dan Adidas.

Berikut beberapa bocoran jersey PUMA Arsenal untuk musim depan:

Arsenal_2695691b

Bocoran pertama jersey Arsenal yang muncul pada 13 Oktober 2013 karena ketidaksengajaan sprinter Linford Christie meng upload foto bersama Sagna, Thierry Henry (home) dan Oliver Giroud (training kit).

 

 


 

 

arsenal-kits (1)Bocoran ini muncul pada bulan Desember 2013 yang intinya Arsenal akan memiliki tiga jenis jersey, yaitu, jersey kandang, jersey tandang, dan jersey ketiga. Saat itu pula muncul informasi jersey home berwarna merah, tandang berwarna putih, dan jersey ke tiga warna gelap.

 

 


 

BdKpkz7CYAAqW1W

Pada bulan desember pula muncul bocoran jersey di situs todosombrecamisetas. Disini terlihat dua jaket PUMA Arsenal dan jersey (kemungkinan) pre-match top.

 

 

 

 


 

Be_sGAvCQAA-GxK

Bocoran terakhir muncul dihari Arsenal mengumumkan kesepakatan dengan PUMA (27 Jan 2014) yang berupa jersey home dalam display toko lengkap dengan desai kaus kaki dan jaket dengan zipper sama dengan yang ada pada foto sebelumnya.

 

 

 

 

 


 

Selain foto-foto ini masih banyak lagi jersey Arsenal PUMA yang beredar namun itu kebanyakan hanya berupa hasil karya individu kalau tidak mau disebut desain palsu.

Harapannya dengan kerjasama dengan Arsenal yang notabene adalah “The greatest team, the world has ever seen” jersey Arsenal tetap mudah untuk didapatkan. Dan apapun desain jerseynya selama uang £ 30m/ tahun digunakan untuk investasi skuad dan untuk kejayaan Arsenal kita akan dengan bangga memakainya. Emiretes + Puma + New TV deal = £ 24,1m + £ 30m + £ 31m. Victory Trough Harmony. (woj)

Live Blog: Berita Transfer, Klub, dan Pemain Arsenal 2017/2018

Header 2017-18

Masa libur kompetisi selain menjadi waktu evaluasi tim. Usai kemenangan di final Piala FA, manajemen Arsenal bergerak cepat menyambut musim mendatang yang akan segera bergulir.

Dengan suara bulat, pemilik saham dan CEO Arsenal setuju untuk memberikan perpanjangan kontrak kepada Arsene Wenger hingga musim  Juni 2019. Arsenal membayar pelatih asal Perancis ini sebesar £ 8,3 juta, hanya setengah dari bayaran Pep Guardiola dan Jose Mourinho (£ 15 juta).

Manajemen masih melihat Wenger sebagai orang yang paling mampu menangani skuad yang ada saat ini, selain itu gajinya masih dibawah Anceolotti. Kalaupun Arsenal ingin menggantinya, pasti gajinya lebih kecil dibanding Wenger. Sebut saja Massimiliano Alegri (£ 3,5 juta) atau Thomas Tuchel (£ 4,3 juta).

Masuk

Selesai urusan siapa yang menjadi “bapaknya anak-anak nanti”, perbaikan “anak-anak” segera dilakukan dengan mendatangkan “anak” baru untuk meningkatkan kemampuan tiap lini.

Yang pertama datang adalah Sead Kolasinac secara gratis dari Schalke 04. Sangat jarang ada pemain bagus dengan sukarela bergabung ke Arsenal. Pemain Timnas Bosnia ini musim lalu membukukan 3 gol dan 9 assist, sebagian besar di cetak saat dia bermain sebagai wing back. Pemain kedua yang berhasil direkrut adalah Alexandre Lacazette dari Lyon seharga £ 45 juta.

Keluar

Menyusul kedatangan pemain baru, beberapa pemain lama kemungkinan akan dijual atau memilih pindah karena keterbatasan menit bermain seperti Mathieu Debuchy, Carl Jenkinson, Joel Campbell, David Ospina, Kierran Gibbs, Wojcech Szczesny, dan Lucas Perez.

Dari nama-nama tersebut, akan sangat disayangkan bila Arsenal kehilangan Ospina dan Szczesny dalam waktu yang bersamaan. Nama terakhir diisukan akan bermain di Italia setelah direkomendasikan oleh Buffon untuk menjadi penggantinya di Juventus. Sedangkan Ospina berkeinginan untuk bermain reguler di tim utama. Saat ini adalah usia yang tepat bagi Szczesny untuk menjadi kiper utama setelah 2 musim berturut kenyang pengalaman bermain di Serie A. Saya rasa kini Cech dan Szczesny sudah cukup berimbang. (bagian ini ditulis 3 hari sebelum Szczesny mendarat di Turin)

Isu terpanas untuk musim ini adalah mengenai perpanjangan kontrak Alexis Sanchez yang tinggal tersisa 1 tahun. Beberapa klub tertarik untuk menggunakan jasa pemain Chile ini seperti Man City dan Bayern Munchen. Permintaan gaji yang terlampau tinggi membuat penwaran Arsenal masih belum diterima oleh pihak Sanchez.

Arsenal menyodorkan kontrak baru sebesar £ 300.000 per pekan namun masih ditanggapi dingin oleh agen Sanchez yang sempat meminta bayaran £ 400.000/pekan pada Bayern Munchen. Uli Hoeness, presiden klub Bavaria ini langsung mengajakan bahwa Bayern mundur dan akan mencari alternatif lain karena kemahalan.

Untuk Ozil, saya masih optimis dia akan memperpanjang kontrak bersama Arsenal. Permintaan gaji barunya sebesar £ 280.000 masih bisa dipenuhi. Wajar bila Ozil dan Sanchez meminta kenaikan gaji yang signifikan mengingat gaji pemain bintang sekarang berkisar di atas £250.000 per pekan. Kolasinac dan Lacazette dikabarkan menerima gaji masing-masing £ 150.000 dan £ 200.000 per minggu.

Berikut aktifitas Arsenal selama bursa transfer 2017/18, update diurutkan dari terlama ke yang terbaru (bawah ke atas) :

19 juli 2017

  • Status kontrak Sanchez masih belum ada penyelesaian dan Wenger bertekad untuk mempertahankannya dengan risiko kehilangan pemain Chile ini di akhir musim bila gagal dalam negosiasi kontrak. Muncul pula PSG yang berminat merekrut Sanchez dalam ambisisnya merebut Liga Champion. Wenger masih menuggu perkembangan transfer Lemar yang kemarin penawaran £45 juta yang diajukan ditolak oleh Monaco. Bila rencana berantakan (Sanchez pindah, Lemar pun tak dapat), Wenger baru akan mendekati Riyad Mahrez sebagai opsi terakhir penambal tim.

18 Juli 2017

  • RESMI: Wojciech Szczesny dikontrak Juventus selama 4 tahun setelah menyelesaikan proses kepindahannya dari Arsenal senilai £10,43 juta. Selama 11 tahun berbaju Arsenal, Szczesny berhasil menyumbangkan 2 gelar Piala FA dan 1 Community Shield. Kedatangannya di Juventus adalah berkat rekomendasi Buffon yang menyarankan Juve membeli kiper Polandia ini sebagai calon suksesornya di bawah mistar gawang.

Saat ini Arsenal tinggal menyisakan Emiliano Martinez sebagai deputi Petr Cech, sedangkan David Ospina kemungkinan besar hengkang musim ini karena sudah bisan menjadi kiper kedua.

  • Crystal Palace melakukan pendekatan pada Callum Chambers dengan tawaran £ 16 juta. Posisi Chambers di tim utama musim lalu terancam oleh Rob Holding dan menjadi bek ke 6 di tim hingga akhirnya dipinjamkan ke Middlesborough. Di musim depan yang hanya menggunakan 3 bek murni, kesempatan pemain ini akan semakin menipis karena kurangnya kemampuan bila ditempatkan di sayap. Namun alangkah baiknya Arsenal hanya meminjamkan sang pemain daripada melepasnya mengingat potensi pemain dengan 3 caps di timnas ini cukup bagus.

17 Juli 2017

RESMI: Daniel Crowley diikat kontrak selama 3 tahun oleh klub liga utama Belanda, Willem II Tilburg. Gelandang berbakan dengan gaya permainan mirip Wilshere ini gagal masuk ke tim utama. Perkemabangan permainannya lebih sering terhambat oleh cidera. Sejak awal kepindahan dari Aston Villa, sebenarnya Arsenal sudah mengetahui bila sang pemain memiliki masalah pada engkelnya.


14 Juli 2017

Arsenal secara resmi mengirimkan surat peringataan kepada Barcelona terkait status Hector Bellerin. Arsenal meminta Barcelona tidak mendekati pemainnya yang berlabel not for sale. Saat ini Bellerin masih terikat kontrak hingga 2023 dan Arsenal tak ingin kehilangan salah satu pemain pentingnya. Barcelona sepertinya paham dan langsung menjaga sikap dengan tidak mendekati pemain secara “ilegal” seperti yang pernah mereka lakukan kepada Fabregas lantaran kini sanksi FIFA siap menanti.


12 Juli 2017

Setelah mendapatkan Lacazette, Arsenal masih mengincar 1 lagi pemain bertipe menyerang. Saat ini Arsenal memiliki 7 pemain tipe ini (Lacazette, Welbeck, Ozil, Iwobi, Sanchez, Walcott and Giroud) yang mana nantinya Arsenal akan menurunkan 3 orang sejak awal pertandingan. Perez, Akpom, dan Campbell diperkirakan akan dijual. Wenger berniat mendatangkan Thomas Lemar atau bila memungkinkan M’Bape dari AS Monaco sebagai persiapan (jaga-jaga) bila mana ada pemain utama yang keluar.


4 Juli 2017

RESMI: Arsenal akhirnya membeli Alexander Lacazette dari Lyon setelah pembicaraan yang panjang natara kedua klub sejak musim lalu. Arsenal harus merogoh kantong sebesar £ 45 juta dan dikontrak selama 5 tahun kedepan hingga 2022. Pemain yang musim lalu mencetak 37 gol disemua ajang diharapkan menjadi jawaban atas kurangnya striker tajam di Arsenal sepeninggal Robin van Persie. Untuk bersaing gelar juara. Sejak lama The Gunner sebenarnya membutuhkan striker yang bisa mencetak lebih dari 20 gol di liga tiap musimnya, namun selalu gagal karena tidak mau memenuhi permintaan harga yang dipatok penjual,


3 Juli 2017

Seluruh pemain Arsenal yang sedang tidak bertugas bersama timnas kembali memulai sesi latihan di London Colney bersama Arsene Wenger. Terlihat seluruh pemain tim utama seperti Petr Cech, Walcott, Mertesacker dan Ozil menjalani latihan ringan. Selain tim utama juga turut serta pemain tim U23 yang berlatih bersama. Tampak juga pemain baru, Sead Kolasinac, yang baru kembali dari turnamen Euro U-21. Umumnya pemain yang berlatih adalah pemain yang dipersiapkan Wenger untuk ikut dalam pertandingan Pramusim di Australia tanggal 13-15 Juli nanti.


1 Juli 2017

RESMI: Benfica merekrut pemain muda Arsenal, Chris Willock secara gratis. PEmain yang menjadi tulang punggung Arsenal U-23 ini memilih hengkang karena keterbatasan tempat di tim utama. Sedangkan adik kandungnya, Joe Willock yang berusia 18 tahun masih di tim Arsenal dan dibawa dalam tur ke Australia.


22 Juni 2017

RESMI: Arsenal memperpanjang masa peminjaman Takuma Asano di Stuttgart Takuma+Asano+1+FC+Nuernberg+v+VfB+Stuttgart+u0x0y4F4NWmlhingga semusim kedepan. Pemain Jepang berusia 22 tahun ini musim lalu bermain dalam 26 pertandingan dan menyumbangkan 4 gol serta 1 assist. Selain itu, Stuttgart juga berhasil promosi ke Bundesliga.

Hingga saat ini Asano belum bisa bermain di EPL karena persyaratan izin kerja yang mewajibkan dia bermain dalam 75% pertandingan timnas negaranya belum terpenuhi.


21 Juni 2017:

RESMI: Arsenal meluncurkan jersey kandang untuk musim 2017/18. Desain seragam baru masih didominasi oleh warna merah dan putih sebagai warna kebasaran Arsenal. Warna merah yang diambil untuk musim ini lebih gelap dari musim sebelumnya dan dilengkapi dengan kerah baju, terinspirasi oleh seragam kandang musim 2005/06.

9 Juni 2017

RESMI: Arsenal mengucapkan selamat tinggal kepada 4 pemainnya yang habis kontrak pada bulan Juni ini. Ke empat pemain berstatus free transfer ini akan melanjutkan karir di klub barunya. Meka adalah Yaya Sanogo (Tolouse), Stefan O’Connor (Newcastle United), Kristopher da Graca (Genoa), dan Kostas Pileas (Tanpa Klub). Semoga anak-anak muda ini sukses dalam melanjutkan karir sepakbolanya.


6 Juni 2017

RESMI: Arsenal mengontrak Sead Kolasinac secara gratis setalah kontraknya di nintchdbpict000329439769-e1496746761196Schalke berakhir. Pemain yang berposisi sebagai bek kiri ini, musim lalu menyumbangkan 3 gol dan 9 assist bagi klubnya. Pemain bertinggi 183 cm in bisa bermain sebagai bek kiri ataupun gelandang kiri dan diproyeksikan mengantikan Nacho Monreal yang kini telah berusia 31 tahun.

Di Arsenal, Kolasinac menerima gaji £ 150.000 per pekan selama 5 tahun hingga 2022. Tak perlu kaget dengan gajinya, nominal ini wajar untuk pemain yang didapatkan secara gratis. Kalau dihitung-hitung jatuhnya sama saja dengan beli, cuma lebih gampang dan pasti karena hanya melibatkan 2 pihak saja untuk sepakat.